7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kesalahan-kesalahan Yang Sering Dilakukan Wanita Saat Mengendari Motor
Dream - Meme penguasa jalanan adalah emak-emak atau ibu-ibu sering kali kita jumpai di sosial media. Guyon ini terbuat lantaran banyak sekali ibu-ibu yang berkendara seenaknya, tanpa memperhatikan kondisi jalan dan pengendara lain di belakangnya.
Salah satu hal yang sering dijadikan masalah adalah ketika mereka akan menepi atau berbelok ke arah kanan, namun lampu sein yang dinyalakan adalah sebelah kiri.
Hal ini menyebabkan pengendara yang ada di belakangnya kesal dan kebingungan. Padahal hal seperti ini sangat berisiko menyebabkan terjadinya kecelakaan.
Mengutip Wahana Honda, berikut ini kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan wanita saat menunggangi sepeda motor.
Banyak sekali wanita tidak begitu paham mengenai cara berkendara motor yang benar. Dengan pengetahuan terbatas terhadap kendaraan, mereka lantas 'terjun' ke jalanan dengan bermodalkan nekat. Akibatnya, mereka sering mengalami kesalahan dalam hal penggunaan fitur pada kendaraan yang ditumpanginya.

Sebut saja salah satunya adalah penggunaan lampu sein tadi. Di mana mereka menyalakan lampu sein kiri, namun akan menepi atau berbelok ke arah kanan. Begitu pun sebaliknya.
Selain itu, penggunaan fitur motor yang kerap disalah gunakan wanita adalah soal rem depan dan belakang. Ini biasa terjadi pada mereka yang menunggangi motor bebek atau motor manual.
Pada jenis motor ini, pengereman roda belakang biasanya dilakukan dengan menginjak tuas rem yang berada tepat di bawah telapak kaki kanan. Sedangkan untuk melakukan pengereman ban depan, bisa menggunakan tangan yang berada di dekat gas motor.
Penggunaan fitur yang salah ini sangat membahayakan keselamatan dirinya sendiri maupun pengendara lain. Sehingga sangat disarankan bagi para wanita sebelum berkendara, pastikan bahwa sudah cukup paham dan mengetahui apa saja fungsi dari masing-masing fitur kendaraan.
Tak jarang para wanita menghentikan kendaraan mereka secara tiba-tiba. Hal ini membuat pengendara yang ada di belakangnya kaget dan harus melakukan pengereman secara mendadak. Jika pengendara tersebut tidak fokus, risiko yang bisa terjadi adalah tabrakan.
Nah, para wanita yang sering melakukan hal-hal seperti ini, mulailah mengurangi atau menghentikan kebiasaan tersebut. Hal ini dikarenakan keselamatan Anda sendiri dapat dipertaruhkan.
Putar Balik
Seringkali para wanita juga melakukan putar arah tanpa pertimbangan matang. Mereka melakukan hal tersebut tanpa melihat ke arah belakang, sehingga dapat berdampak buruk terhadap keselamatannya. Kendaraan yang melaju dari arah belakang bisa saja menabraknya, jika putar balik dilakukan tiba-tiba.
Ada begitu banyak tanda atau rambu lalu lintas terpasang di jalan. Sayangnya, banyak juga dari mereka yang dilanggar oleh para kaum hawa lantaran mereka tidak mengerti arti dari marka lalu lintas tersebut.
Padahal jelas-jelas, pelanggaran lalu lintas ini dapat menyebabkan sanksi yang cukup beragam. Mulai dari denda hingga pidana kurungan dengan nominal dan jangka waktu yang variatif.

Nah, jika Anda tidak ingin dikenai sanksi tersebut, pastikan untuk menaati setiap peraturan lalu lintas yang ada. Jangan pernah sekali pun mencoba melanggar aturan tersebut yang dapat merugikan diri sendiri nantinya.
Namun bagaimana pun bukan berarti pengendara pria juga tak pernah melakukan kesalahan, ya. Baik pria maupun wanita sama-sama harus memprioritaskan keselamatan mereka saat berkendara. Pastikan untuk menaati setiap aturan yang ada sekaligus mengenakan perlengkapan safety riding yang diwajibkan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?