Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ban Tubeless
Dream - Penggunaan ban tubeless menjadi salah satu solusi yang banyak dipilih pengendara motor. Alasannya sebagai jenis ban yang anti bocor.
Padahal kenyataannya, jenis ban ini tak dapat diaplikasikan pada semua jenis atau tipe kendaraan. Melainkan hanya motor tertentu sajalah yang disarankan untuk menggunakan model ban motor yang satu ini.
Syarat utama dari penggunaan ban tubeless adalah kendaraan harus sudah terpasang velg racing. Sebab untuk digunakan pada velg motor beruji masih kurang cocok atau bahkan tidak direkomendasikan.
Selain itu, ban tubeless juga cocok digunakan motor-motor trail dual sport. Yang mana medan jalanan yang mereka lewati seringkali ekstrem dan sangat rawan terhadap kebocoran.
Meski disebut sebagai ban anti bocor yang cukup awet. Sayangnya, seringkali ditemukan kendala di mana ban tubeless ini juga sering mengalami kondisi kempes tiba-tiba. Biasanya hal tersebut dipicu oleh berbagai macam faktor.
Berikut hal-hal yang menyebabkan ban tubeless sering kempes;
Ban tubeless juga dapat mengalami kondisi kempes sewaktu-waktu. Salah satu faktornya dipengaruhi oleh pentil ban yang mungkin terpasang kurang rapat atau agak kendor. Kondisi ini dapat membuat udara yang ada di dalam ban perlahan keluar ketika motor sedang digunakan berkendara.

Untuk itu jika sahabat Dream baru saja mengisi udara pada ban kendaraan, pastikan selalu mengecek apakah pemasangan pentilnya sudah cukup rapat?
Caranya bisa dengan mengoleskan air pada ujung pentil ban motor. Jika terdapat gelembung udara yang keluar artinya pemasangan pentil ban kurang rapat, pun begitu sebaliknya.
Selain itu, usia pentil ban motor juga dapat mempengaruhi daya kekuatannya dalam menahan atau menutup udara. Sehingga jika memang dirasa sudah terlalu lama menggunakannya, bisa segera melakukan penggantian pada komponen tersebut.
Meski disebut-sebut sebagai ban anti bocor. Nyatanya ban tubeless juga bisa mengalami kondisi bocor halus sewaktu-waktu, lho. Hal ini biasanya disebabkan ketika motor berjalan di area bebatuan atau berkerikil yang cukup tajam. Sehingga membuat lubang kecil pada ban tersebut bahkan mungkin tidak terlihat secara gamblang.
Bocor halus ini biasanya akan terasa setelah 1-2 hari penggunaan sepeda motornya. Di mana Anda perlahan akan merasa ban motor Anda kempes setelah digunakan untuk berkendara.

Tak jauh berbeda dengan bocor halus yang disebabkan oleh batuan atau kerikil yang tajam. Debu dan pasir yang menempel pada ban tubeless pun juga dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ban tersebut kempes.
Butiran pasir atau debu ini biasanya akan mengisi ruang antara ban dan velg yang mana jika tidak segera dibersihkan hal tersebut dapat menimbulkan celah yang membuat udara dalam ban perlahan keluar. Akibatnya, ban motor Anda bisa kempes meski tanpa sadar.
Solusinya adalah dengan melakukan pembersihan pada komponen ban secara berkala. Ini dilakukan dengan mencopot ban dari velg-nya terlebih dahulu dan menyingkirkan pasir maupun debu yang menempel di sekitarnya.
Nah, itulah tadi beberapa penyebab ban tubeless sering kempes ketika digunakan berkendara. Meski sering dikatakan sebagai ban yang anti bocor bukan berarti sepenuhnya ban tubeless tidak akan mengalami kebocoran.
Jadi pastikan sahabat Dream mengecek kondisi setiap komponen kendaraan sebelum berkendara, ya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya