Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Ajang World Muslimah Award 2014 telah berakhir dua minggu lalu. Kerinduan mendalam dirasakan para finalis dan juga juara ajang yang mengambil lokasi di Yogyakarta sebagai puncak grand final.
Untuk melepas kerinduan, mereka semua saling bertukar pesan suara melalui pesan singkat whatsapp dan line. Tak hanya kata rindu, tak sedikit dari mereka juga yang bernyanyi dan memberikan lagu untuk sesama finalis yang sudah kembali ke negara masing-masing.
" Miss you all, i love WMA. I miss every one my LO, friend WMA bus and Indonesia," kata Nazreen, runner up WMA 2014 yang berasal dari India, lewat pesan suara yang disampaikannya, Senin 1 Desember 2014.
Begitu juga yang lainnya, mereka saling melempar pujian ketika masih dalam karantina dan grand final. Cerita-cerita ini seakan membawa mereka kembali ke masa indah tak terlupakan.
" Aku ingat semua, rasanya baru kemarin kita melakukan semua rangkaian kegiatan. Sekarang kembali ke rutinitas masing-masing. Rindu rasanya, Subhanallah bertemu dengan wanita muslimah dari seluruh dunia seperti kalian," ujar Molina, finalis dari Indonesia.
Secretary General World Muslimah Foundation, Jameeyah Sheriff pun seraya melempar senyuman dan memeluk mereka dengan erat. " Kalian semua begitu istimewa, rindu. Beberapa hari bersama seperti keluarga baru, dan kita saling mengisi. Subhanallah cara Allah mempertemukan kita semoga semua selalu dalam lindungan Allah dan tetap jaga silaturahmi," ujar Jameyah Sheriff.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya