5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
Ilustrasi
Dream - Setiap hari pasangan suami istri ini berdoa. Doa yang dilantunkan penuh ketulusan demi mengharapkan kehadiran anak. Sayangnya, sang istri tak kunjung hamil.
Seiring berjalanya waktu, sang suami pun bertambah usia. Kabar menyedihkan datang, karena sang istri divonis mandul. Harapan untuk mendapatkan keturunan pun semakin menipis.
Sang lelaki, ketika rambutnya kian memutih, tak henti berharap pada Sang Ilahi. Ia terus berdoa agar dirinya dikaruniai seorang anak yang kelak akan melanjutkan ajaran ketuhanan orang tuanya. Laki-laki itu bernama Nabi Zakaria Alaihissalam. Sejumlah buku menyebut Elizabith sebagai nama istri Nabi Zakaria.
Alkisah, pagi itu posisi matahari sudah agak meninggi. Seperti ada yang mendesak, Nabi Zakaria terdorong masuk ke mihrab salah satu kerabat dekatnya yang sedang bertapa, Siti Maryam atau Maria, Zakaria kaget.
Ia menemukan makanan dan buah-buahan segar di kamar Maria. Kejadian ini tak hanya sekali, melainkan berkali-kali. Alquran mengisahkan, " setiap kali Zakaria memasuki mihrab Maria, ia selalu menemukan makanan di sisi Maria" .
Suara batin Zakaria mulai bicara. Bagaimana mungkin Maria yang tak pernah keluar dari mihrabnya bisa ada makanan di sisinya. Zakaria memberanikan diri bertanya, " Dari mana makanan itu berasal?" . Maria menjawab, " itu dari Allah" . Jawaban Maria memotivasi Zakaria untuk berharap anugerah dari Allah.
Zakaria meminjam mihrab Maria untuk berdoa. Dalam Alquran disebutkan, “ hunalika da’a Zakariah rabbah” (di lokasi itu Zakaria mengadu pada Tuhannya). Ia berdoa, “ Ya Allah, karuniakanlah kepadaku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa”.
Zakaria masih berdiri dalam salatnya, tiba-tiba Jibril datang membawa berita gembira. Tentang akan lahirnya sang anak bernama Yahya yang akan menjadi pembenar firman Allah, menjadi panutan banyak orang. Bahkan, seperti ayahnya, Yahya juga akan diangkat menjadi seorang nabi.
Doa Nabi Zakaria dikabulkan Allah. Ia mempunyai anak bernama Nabi Yahya. Bagaimana doanya bisa dikabulkan? Selengkapnya baca di sini.
Sumber: NU Online
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
