Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tidak sedikit masyarakat menilai sesuatu yang kontroversial menjadi bumbu film-film yang ingin beredar di pasaran. Namun hal ini tidak berlaku pada sutradara Hanung Bramantyo.
Menurut Hanung hal tersebut bukan cara terbaik untuk menarik banyak penonton. " Kontroversial itu omong kosong bila dikaitkan dengan keberhasilan film. Kalau ada yang bilang film yang dibarengi sesuatu bersifat kontroversial itu semua omong kosong," ujar Hanung saat ditemui di Kawasan Museum Fatahilah, Jakarta, Selasa 14 Oktober 2014.
Pria yang sedang disibukkan dengan film Hijab ini mengaku jalan ceritalah yang menjadi faktor pendukung film tersebut layak ditonton atau tidak.
" Orang yang ingin menonton film di bioskop itu melewati empat step, mendengar dari orang film itu bagus atau tidak, kemudian mereka melewati jalan yang macet atau menyingkirkan kesibukan lain demi film, lalu menuju bioskop melalu hal lain dulu di mal barulah mereka duduk. Jalan cerita film yang membuat mereka rela melewati empat step itu makanya membuat film jangan setengah-setengah," ujar Hanung.
Hanung menambahkan film-film buatannya jauh dari kata kontroversi. " Saya sangat tidak percaya kontroversi bisa membuat film itu ditonton banyak orang. Buktinya Ayat-ayat Cinta tidak kontroversi tapi penontonnya membludak, Ainun Habibie dan 5 cm juga tidak ada kontroversi. Semuanya karena jalan ceritanya, coba lihat film yang kontroversi apa bisa menggaet penonton banyak," kata Hanung.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya