Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Indro Warkop
Dream - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kanker payudara, beberapa hari lalu Drs. H. Indrodjojo Kusumonegoro atau yang akrab disapa Indro Warkop bersama komunitas motor gede (moge) mengikuti parade Jakarta Goes Pink (JGP).
Dengan mengenakan baju hitam bertuliskan Indro dia mengajak seluruh masyarakat untuk sadar sejak dini soal kanker. " kalau ada acara parade atau apapun soal kanker seperti JGP yang peduli kanker payudara ini sebaiknya ikut, hal sepele tetapi dengan hanya ikut maknanya besar yakni kepedulian. Saya dan komunitas moge sengaja membuat kaos karena kami peduli," ujar pria kelahiran 8 Mei 1958 saat ditemui Dream.co.id di Balai Kota Jakarta, ditulis Selasa 14 Oktober 2014.
Perihal kanker, Indro mengaku sudah bukan menjadi hal yang baru di kehidupannya. " Bisa dibilang bukan hal asing lagi, di sekeliling saya ada yang terkena kanker walaupun bukan kanker payudara. Seluruh masyarakat harus peduli dengan kesehatan tubuhnya, kalau sehat maka semuanya Insya Allah akan lancar," ujar Indro.
Menurut Indro bukan hanya wanita yang peduli dengan kanker payudara melainkan para pria. " Gaya hidup sekarang kan banyak juga yang tidak sehat. Jangan hanya wanita yang peduli kanker payudara, pria juga walaupun jumlahnya beberapa persen tetapi kita harus sudah bisa mendeteksi sejak dini menjaga agar tidak menderita kanker," ujarnya.
Indro berharap Indonesia memiliki generasi yang berkualitas tanpa ada kesedihan atau kesengsaraan. " Semuanya harus peduli sejak dini, kebanyakan sekarang baru masyarakat kelas menengah ke atas yang peduli. Generasi Indonesia harus berkualitas," harapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya