Kopling Mobil Cepat Rusak? Kebiasaan Salah Ini Sering Dilakukan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 17 Desember 2018 10:42
Kopling Mobil Cepat Rusak? Kebiasaan Salah Ini Sering Dilakukan
Ada kebiasaan-kebiasaan yang "memperpendek" umur kopling, lho.

Dream - Mobil dengan transmisi otomatis semakin banyak ditemui. Penggunaannya yang praktis menjadi alasan mobil ini semakin banyak digunakan.

Akan tetapi, penggunaan mobil transmisi manual masih sering digunakan karena harganya lebih murah dan konsumsi bahan bakar yang efisien.

Pada mobil bertransmisi manual, keberadaan kopling sangat penting dalam membantu perpindahan percepatan mobil. Kopling juga berfungsi untuk mengatur perpindahan gigi agar mobil tetap berjalan dengan mulus.

Kopling memiliki beberapa komponen penting, seperti pedal kopling, kampas kopling, kabel kopling, matahari atau plendes, dan druk laher. Kalau terjadi kerusakan di salah satu komponen, mobil tidak akan berjalan dengan baik.

Bicara tentang kerusakan kopling, kebiasaan mengemudi juga menentukan keawetan kopling. Kalau kopling mobilmu cepat rusak, bisa jadi kebiasaan mengemudinya yang salah.

Berikut ini adalah kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa merusak kopling, dikutip dari Daihatsu, Senin 17 Desember 2018.

1 dari 2 halaman

Yang Nomor 3 Sering Dilakukan

1. Melepas dan Menginjak Kopling dengan Kasar

Hal pertama yang menyebabkan kopling mobil cepat rusak adalah kebiasaan kasar menginjak dan melepas kopling. Hal ini disebabkan, saat melepaskan pedal kopling transmisi mobil belum berpindah dan terdengar bunyi kasar pada kopling.

Untuk itu, kamu harus memperhatikan keselarasan pedal kopling dengan perpindahan transmisi mobil.

2. Injakan Setengah Kopling

Kebiasaan menginjak setengah kopling seperti saat macet atau di tanjakan juga membuat kopling berbau menyengat ketika diinjak setengah. Kebiasaan ini juga mempercepat kerusakan pada kopling.

3. Terlalu Sering Menginjak Kopling

Menginjak pedal kopling sepanjang perjalanan juga bisa mempercepat kerusakan kopling. Kebiasaan ini membuat rilis dan pelat kopling lebih mudah aus.

Kamu harus memastikan tidak selalu menginjak kopling pada saat berkendara, terutama di daerah tanjakan atau macet.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

4. Menggantung Pedal Kopling

Ketika jalan menanjak dan macet, biasanya pengemudi mobil sering menggantung pedal kopling. Kebiasaan ini membuat gesekan pada kanvas kopling dan mengakibatkan cepat aus.

5. Posisi Gigi Transmisi Tak Sesuai dengan Percepatan Mobil

Kebiasaan menggunakan gigi transmisi yang tidak sesuai dengan percepatan mobil juga dapat mempercepat masalah kerusakan kopling. Misalnya, posisi gigi transmisi berada di gigi satu, akan tetapi kecepatan mobil berada di 30 km/jam.

Kamu harus lebih menyesuaikan posisi gigi transmisi dengan kecepatan mobil.  (ism)

Beri Komentar