Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Saat Situasi Sulit Seperti Ini, Pencurian Motor Bisa Marak Terjadi. (Foto: Shutterstock)
Dream - Selain kesehatan, pandemi Covid-19 juga berdampak terhadap perekonomian di beragam lapisan masyarakat. Di tengah kesulitan ekonomi, banyak orang yang silau dengan keadaan mereka dengan melakukan tindakan kejahatan seperti menjadi pencuri sepeda motor.
Cara pencuri menggondol motor saat ini memang sudah berkembang dengan cepat dan makin canggih. Meski lubang kunci sudah ditutup mereka masih bisa membobolnya. Namun semakin maju cara mereka beroperasi, kita juga harus membekali diri dengan pengetahuan yang lebih mumpuni.
Untuk mencegah motor kesayangan kamu dicuri, banyak beragam perangkat perlindungan yang bisa disiapkan agar roda dua kesayanganmu aman dari si tangan panjang.
Dikutip dari Liputan6.com, ada empat perangkat yang bisa kamu pasang agar motor tidak digondol maling. Pertama, gembok motor.
Menambahkan alat pengaman lainnya juga dapat mempersulit pencuri untuk membawa motor yang dinginkan. Tambahan pengaman pada motor berupa gembok yang dipasang pada lubang cakram depan.
Kedua, pasang stiker tanda pengenal dan alarm. Stiker tanda pengenal khas mampu membantu pemilik mengenali motor kesayangan. Tak lupa tambahkan sistem alarm anti maling pada motor. Kamu bisa memasangnya di bengkel resmi.
Ketiga, kamu bsia memasang sistem keyless ignition system. Sistem ini bisa membuat motor menjadi lebih aman. Teknologi yang dipakai adalah mendeteksi kunci remote dalam radius 1 meter. Saat sistem telah terdeteksi, pemilik motor sudah bisa menyalakan mesin.
Ketika kunci remote berada di luar radius, secara otomatis mesin motor mati dan akan langsung terkunci. Hal ini akan membuat motor menjadi lebih aman karena lebih sulit untuk dicuri.
Keempat, memasang GPS. Pemasangan GPS saat ini cukup penting. Terlebih, alatnya sudah termasuk alat pengaman dan pelacak yang bisa terkoneksi dengan ponsel pintar alias smartphone berbasis Android dan IOS dengan aplikasi khusus.
Selain itu, pilih juga alat yang memang bisa menghidupkan dan mematikan mesin motor. Jadi, saat motor sudah diambil pencuri, sebagai pemilik bisa langsung mematikan mesin atau jika benar-benar sudah hilang, kendaraan kesayangan masih bisa dilacak keberadaannya, dan setidaknya membantu polisi untuk mencarinya.
(Sumber: Liputan6.com/Amal Abdurrachman)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya