Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Ilustrasi/iheartreykjavik.net
Dream - Belanja di luar budget awal? Tentunya kalian pernah merasakan dan melakukannya karena sengaja.
Seperti halnya melihat harga suatu produk lebih murah dari biasanya kamu pun tak sungkan untuk mengambilnya dari rak dan meletakkannya di dalam troli tanda kamu ingin membeli.
Rupanya hal ini menjadi trik rahasia yang ditetapkan pelaku bisnis tersebut. Video yang tersebar di YtCrash menyebutkan ada lima poin rahasia yang membuat pengunjung tergoda dengan barang-barang yang dipamerkan.
Menurut video ini, supermarket sangat menakuti pelanggan yang membawa daftar belanjaan karena itu akan membuat keuntungan besar.
Simak rahasia lainnya di sini, yuk!
© Dream
Dream - Anda mungkin pernah makan di sebuah restoran dan terkejut karena harus membayar mahal. Padahal Anda merasa hanya memesan menu makanan yang harganya relatif murah.
Sebenarnya Anda bukanlah satu-satunya pelanggan yang pernah merasa dikuras uangnya saat menyantap makanan di restoran.
Mengutip laman Foxnews, Jumat, 2 Oktober 2015, pemilik restoran ternyata mempunyai sebuah trik halus untuk mempermainkan pikiran pelanggannya. Dengan trik yang tak banyak disadari itu, banyak pelanggan terperdaya sehingga mereka tanpa sadar mengeluarkan lebih banyak uang:
Berikut adalah lima trik halus pemilik restoran menguras kantong pelangganya:
1. Menghilangkan tanda mata uang
Jika Anda pergi ke restoran-restoran asing di Indonesia atau pergi ke restoran di luar negeri, Anda akan menemui daftar harga makanan yang memakai mata uang dolar Amerika. Karena pemakaian mata uang terlihat memberatkan bagi pelanggan (makanan nampak jadi mahal), beberapa restoran secara sengaja menghilangkan tanda mata uang tersebut.
2. Tidak memasang daftar harga
Trik lainnya adalah tidak memasang daftar harga makanan, baik di buku menu atau papan yang biasa ditempel di dinding. Pelanggan harus benar-benar waspada dengan trik ini. Masalahnya, kita tidak tahu tagihan yang harus dibayar setelah selesai makan sehingga kita tidak punya estimasi tentang berapa uang yang akan kita keluarkan.
3. Menulis deskripsi menu sangat lengkap
Pemilik restoran yakin dengan menulis deskripsi yang sedikit lebih lengkap tentang menu makanan, selera pelanggan biasanya akan langsung tergugah. Meski sudah tahu harganya mahal, penjelasan rinci tentang menu tersebut membuat pelanggan akan tetap memesannya. Dorongan rasa penasaran ingin mencicipi rasanya biasanya menjadi pemicu utama. Jadi semakin banyak penjelasan tentang menu tersebut, apalagi jika dibumbui dengan kata-kata unik atau spesial, semakin Anda akan tertarik untuk memesannya.
4. Membuat Anda lebih dekat pada papan daftar harga
Semakin Anda dekat dengan daftar harga makanan yang tertempel di dinding atau neon box (jika di restoran cepat saji), semakin Anda tertarik untuk memesan lebih banyak. Restoran memang ahli psikologi. Semakin banyak daftar makanan yang ditulis -dengan harga yang tidak terpaut jauh antara satu menu dengan yang lainnya- semakin membuat Anda bingung memilihnya. Pada akhirnya, Anda akan memutuskan untuk memesan beberapa menu yang sebelumnya tidak ada dalam rencana pembelian.
5. Menciptakan menu untuk pelanggan spesifik
Dengan dukungan teknologi, restoran menciptakan menu untuk pelanggan spesifik. Salah satunya adalah menu yang hanya dijual melalui drive-thru atau aplikasi mobile. Penggunaan ponsel pintar semakin mendorong restoran untuk memanfaatkan teknologi untuk menarik banyak pelanggan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya