Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi. (Source: Shutterstock)
Dream - Biasanya, orang yang ingin menurunkan berat badan akan mengurangi asupan makanan. Banyak orang tidak segan-segan hanya mengonsumsi beberapa bahan makanan yang diproses sederhana untuk mempercepat proses penurunan berat badan.
Cara tersebut bisa berbahaya jika jumlah makanannya terlalu sedikit. Asupan makanan yang terlalu sedikit justru bisa memperlambat metabolisme, akibatnya kamu semakin sulit menurunkan berat badan meski telah berolahraga atau meminimalisir jumlah kalori.
" Kalau kamu makan terlalu sedikit atau terlalu defisit kalori, lama kelamaan metabolisme kamu akan melambat dan bisa menyebabkan BB stuck," ujar Fitness Influencer sekaligus Sarjana Teknologi Pangan & Gizi, Maria Eleonora.
Konsumsi makanan terlalu sedikit bukan satu-satunya cara mengganggu proses penurunan berat badan. Berikut penyebab lainnya.

Foto: Shutterstock
Kamu harus memiliki niat dari diri sendiri agar lebih mudah disiplin saat menjalani diet. " Kalau dipaksa orang, pasti ga akan bertahan lama & niat itu harus lebih kuat sehingga kalian disiplin," ujar Maria.
Banyak orang yang tidak terbiasa melihat orang menjaga pola makan dengan memperhatikan konsumsi makanan. Mungkin, kamu pernah disinggung atau ditegur karena mengonsumsi makanan yang lebih sehat dan menghindari camilan kurang sehat.
Hal itu bisa mengganggu proses penurunan berat badan. " Badan badan kamu sendiri, bukan badan orang lain. Kalau badan kamu bagus dan sehat kan juga kamu sendiri yang menikmatinya," ungkapnya.
Ingin Mendapat Hasil Instan
Berat serta bentuk badanmu tidak akan berubah dalam waktu singkat. Perubahan berat atau bentuk badan drastis bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Nikmati proses penurunan berat badan yang bertahap dan konsisten. Biasanya, hasil dari proses yang bertahap akan lebih tahan lama.

Foto: Shutterstock
Menghindari semua jenis makanan kurang sehat bisa mengganggu motivasi menurunkan berat badan. Sesekali, konsumsilah makanan yang kurang sehat untuk memenuhi kepuasan emosional.
Atur jumlahnya agar tidak berlebihan dan mengganggu proses penurunan berat badan. Kamu bisa membagi kategori makanan jadi dua, yaitu makanan untuk tubuh dan otak.
Makanan untuk tubuh biasanya mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serta mineral yang cukup. Sementara makanan untuk otak dikonsumsi untuk memberikan kepuasan emosional.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya