Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Shutterstock
Belajar itu bisa di mana saja lho, termasuk di rumah. Ilmu yang didapat pun nggak hanya terbatas pada buku dan materi dari sekolah saja, tapi juga bisa dengan menonton program Belajar dari Rumah yang dihadirkan oleh Kemendikbud. Tayang di TVRI dalam bentuk video interaktif, episode 17 kali ini akan mengajak anak-anak kelas 4 dan kelas 5 untuk mengenal asal usul roda di dunia hingga sejarah kereta api di Indonesia.

Masih dipandu oleh Kak Maria dan Thierry, episode 17 kali ini mengangkat tema Sejarah Roda. Mungkin belum banyak yang tahu nih, kalau roda sudah dikenal ribuan tahun sebelum Masehi. Tepatnya, 4000-3000 SM saat orang Mesir memanfaatkan gelondong kayu untuk menggeser beban dalam pembuatan piramida. Berlanjut dengan bangsa Sumeria yang sukses membuat kereta kuda dengan 2-4 roda hingga Mesir yang menggunakan roda dengan 6 jeruji.
Nah, ban karet yang sekarang ini banyak digunakan oleh alat transportasi darat ini baru diciptakan pada tahun 1839. Uniknya, Charles Goodyear yang membuat pelapis roda berbahan karet ini awalnya berprofesi sebagai pemilik toko alat pertanian.

Selain belajar soal sejarah roda, teman-teman di rumah juga diajak memahami akhiran atau tambahan yang diletakkan pada akhir kata. Ada beberapa akhiran yang sering digunakan dan akan memberikan arti berbeda saat dirangkai menjadi satu kalimat, seperti –i, -kan, -an, dan –nya. Memasuki segmen kedua, Kak Maria dan Thierry punya games seru yang akan membantu siswa kelas 4 membuat diagram batang.

Kalau sebelumnya siswa kelas 4 mempelajari sejarah roda, kali ini giliran kakak kelasnya yang akan memelajari perkembangan kereta api di Indonesia. Rel kereta api pertama dibangun pada 17 Juni 1864 di Desa Kemijen, Jawa Tengah. Membentang sepanjang 24 kilometer, rute yang menghubungkan Solo-Yogyakarta ini digunakan oleh lokomotif uap.
Pada tahun 1925, lokomotif listrik pertama kali masuk ke Indonesia dan digunakan di Jakarta sebagai awal mula KRL. Kini, sistem kereta api di tanah air mengalami kemajuan pesat, mulai dari penggunaan lokomotif diesel, sistem komputerisasi yang canggih, hingga memiliki lebih dari 6000 kilometer kereta api. Bisa menyebutkan perbedaan kereta api dulu dan sekarang?

Nah, di segmen kedua Kak Agung punya beragam kegiatan seru yang bisa dijajal teman-teman di rumah. Pertama, anak-anak akan diajak mengenali jeruji sepeda, termasuk bagaimana matematika dipakai untuk menghitung panjang jeruji agar roda sepeda bisa berjalan dengan stabil. Selain itu, jangan lupa untuk menjajal proyek kreatif dengan membuat komik yang mengangkat alat transportasi di daerahmu. Biar makin menarik, Kak Agung bakal berbagi tips mudahnya lho!
Makin banyak ilmu yang bisa didapatkan dengan mengikuti program Belajar dari Rumah. Hadir Senin - Jumat, catat jam tayangnya pada jam 10.00-10.30 WIB untuk kelas 4 dan jam 10.30-11.00 WIB untuk kelas 5. (*/eth)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya