Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi.
Dream - Industri fesyen Muslim telah berkembang pesat. Daya tarik fesyen Muslim yang sopan dan nyaman untuk digunakan, mulai dilirik masyarakat fesyen Barat.
Meski begitu, sebuah visi yang kemudian perlahan mulai dipertanyakan adalah, mampukah fesyen Muslim menjadi bagian dari adi busana (haute couture) di pusat kota fesyen dunia Milan?
"Iya bisa. Gaya busana Muslim punya (masa depan)," kata wartawati fesyen dan Creative Director of Infinita Group, Barbara Nicolini, dalam diskusi Can Islamic Fashion become Haute Couture? di World Islamic Economic Forum (WIEF) 2016 di JCC, Jakarta, Rabu, 3 Agustus 2016.
Menurut Nicolini, sebuah pakaian adi busana memiliki banyak kriteria. Salah satu kriteria yang paling penting adalah kesempurnaan.
"Pakaian itu harus sempurna. Dari bahan hingga jahitannya harus sempurna," kata Barbara.
Nicokini menyebut, dalam pengerjaannya, pakaian yang disebut adi busana dapat memerlukan dana $10 ribu (Rp131 juta) hingga $20 ribu (Rp262 juta). Meski begitu, besaran dana seharusnya tak memengaruhi semangat para desainer untuk menciptakan karya adi busana.
Dalam beberapa tahun ke depan ini, busana Muslim telah menawarkan daya tarik bagi desainer dan rumah pakaian ternama di Eropa. Busana Muslim yang dominan dengan hijab telah berubah menjadi, modest wear (busana bergaya santun). Dan uniknya, busana-busana bergaya santun itu telah beradaptasi di kalangan sosial masyarakat Eropa.
Meski begitu untuk menjadi sebuah industri yang besar, baik modest wear maupun busana muslim masih memerlukan benang merah global. Dia menyebut, benang merah itu berupa komunikasi global.
"Sangat penting untuk membuat komunikasi pemasaran global dengan anggaran dana yang saling mendukung," kata dia. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS