Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Mau Beli Mobil, Lebih Baik Yang Punya Roda Penggerak Depan Atau Belakang, Ya? (Foto: Pixabay)
Dream – Roda sebagai penggerak mobil tentunya berperan besar untuk menahan beban dan akselerasi saat berkendara. Banyak pabrikan mobil yang menjajal roda penggerak berdasarkan hasil riset mereka di pasar disesuaikan kebutuhan target pasarnya.
Perdebatan di kalangan pecinta mobil pun terjadi antara penggerak roda depan dan belakang.
Ada yang berpendapat roda depan lebih bermanfaat daripada roda belakang.
Kalau disuruh memilih, pilih mobil yang memiliki roda depan atau belakang?
Dikutip dari Wuling Motors Indonesia, Sabtu 10 November 2018, ada empat hal yang harus diperhatikan sebelum memilih mobil berdasarkan roda penggerak.
Pertama, kebiasaan berkendara.
Hal pertama yang perlu disadari adalah kapan dan di mana kamu memakai mobil. Kalau sering digunakan untuk kegiatan berkantor sehari-hari dan di dalam kota, mobil dengan roda penggerak depan adalah pilihan tepat.
Kontur jalan yang cenderung datar dan situasi yang sering macet menjadikan roda depan sangat bermanfaat. Daya dorong roda ini berasal dari depan. Dengan begitu, akselerasi yang diciptakan ketika mengemudi juga akan lebih cepat. Mobil jadi leluasa bergerak dan laju mobil bisa lebih cepat saat digas.
Kedua, fisik jalan.
Kalau sering melalui jalan menanjak, roda penggerak belakang jadi pilihan yang sesuai. Saat mobil menanjak, ada momentum yang perlu diciptakan, sehingga mobil mampu menahan beban di sisi belakang sebelum terus melaju ke depan.
Namun, di jalan datar dan khususnya di saat basah, misalnya selepas hujan, roda penggerak depan akan lebih bermanfaat agar menciptakan traksi. Mobil tidak mudah slip.
Ketiga, masalah BBM.
Konsumsi BBM menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli mobil. Roda penggerak juga menentukan keiritan konsumsi BBM.
Roda penggerak belakang mengkonsumsi lebih banyak bahan bakar. Roda ini memerlukan as yang lebih panjang dan berpengaruh terhadap berat mobil sehingga menyedot BBM lebih banyak.
Kalau roda penggerak depan, konsumsi BBM lebih irit. Hal ini disebabkan oleh traksi dan akselerasi yang diciptakan oleh roda penggerak depan.
Keempat, biaya produksi.
Ternyata, biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi mobil beroda penggerak belakang itu relatif lebih mahal daripada yang depan.
Komponennya lebih kompleks daripada yang roda penggerak depan. Ini akan mempengaruhi harga jual mobil.
Nah, sekarang kamu sudah tahu alasannya. Jadi mau memilih yang mana?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya