Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sakit Kepala (Foto: Shutterstock)
Dream - Sakit kepala merupakan keluhan umum yang dilontarkan seseorang ketika merasa tubuhnya tidak fit. Penyebabnya bisa jadi karena satu hal atau multifaktor.
Meski dianggap masalah yang ringan, tapi banyak orang tersiksa karena sakit kepala yang parah atau muncul terus menerus.
Sebaiknya jika keluhan sakit kepala tak kunjung hilang, harus dikonsultasikan dengan dokter. Bisa di dokter umum atau langsung ke dokter syaraf.
Sebagai panduan, Sahabat Dream bisa mencari tahu penyebab sakit kepala berdasarkan pusat sumbernya.
Berpusat di sekitar mata
Nyeri kepala di dalam dan sekitar mata kamu bisa menjadi tanda klasik dari sakit kepala cluster, dinamakan demikian karena sakit kepala ini cenderung terjadi dalam secara mengelompok selama beberapa minggu atau bulan sebelum hilang untuk sementara waktu. Biasanya hanya satu mata yang terpengaruh.
Sakit kepala cluster juga menjalar ke leher, pipi, hidung, pelipis, atau bahu. Penyebabnya bisa karena cuaca panas, stres, rhinitis alergi dan aktivitas seksual.
Nyeri leher kerap dilontarkan banyak orang. Terutama pekerja yang duduk berjam-jam di depan laptop. Salah satu penyebabnya adalah migrain.

“ Sekitar 75% orang dengan migrain mengalami sakit leher, yang merupakan sesuatu yang tidak disadari banyak orang,” kata Mark W. Green, MD, dari National Headache Foundation, New York, AS, seperti dikutip dari Health.
Pemicu migrain antara lain stres, alkohol, dan makanan tertentu. Untuk itu pastikan menghindari pemicunya. Bisa juga mengonsumsi obat pereda sakit saat muncul serangan migrain.
Muncul rasa sakit di kulit kepala seperti ditarik dan sangat tegang. Sakit kepala ini membuat segalanya terasa sangat kencang dan muncul rasa sakit di kedua sisi kepala. Terutama dahi, pelipis, bagian belakang kepala, dan terkadang leher dan bahu.

Stres adalah penyebab paling umum dari sakit kepala karena tegang, meskipun masalah fisik dengan otot atau persendian dapat berkontribusi. Cobalah penghilang rasa sakit yang dijual bebas untuk sakit kepala tegang yang sering terjadi. Bicarakan dengan dokter jika kondisinya kronis.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia