Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Interior Scandinavia (Foto: Decorilla)
Dream - Gaya interior scandinavian kini sedang jadi favorit dan sangat populer di sosial media. Banyak orang terinspirasi melakukan make over ruangan dalam rumah.
Sudut-sudut rumah dibuat sangat cantik tanpa banyak detail barang, tetap menimbulkan kesan elegan. Sebenarnya apa yang jadi prinsip gaya interior ini?
Interior scandinavian berfokus pada fungsionalitas dan kesederhanaan. Gaya interior ini sebenarnya berkembang pada 1950 sebagai apresiasi pada buah karya perancang mebel dan furnitur yang membuat suasana rumah jadi lebih berkelas. Suasana rumah akan berkesan segar, minimalis, dan rapi.
Palet-palet warna yang digunakan merupakan perpaduan antara putih, hitam, abu-abu, dan cokelat. Ingin tahu apa saja detail desain interior yang sedang jadi tren ini?
1. Penataan cahaya
Sumber pencahayaan alami dimaksimalkan dengan membuat nuansa putih sebagai dasarnya, demi memantulkan cahaya. Lampu-lampu yang dipasang juga dipilih yang berdesain industrial dan ekletik. Cermin ditempatkan secara strategis karena memiliki ilusi visual untuk memperluas ruangan dan menyebarkan pencahayaan.
2. Kayu
Untuk bagian lantai atau dinding, interior bertema scandinavian banyak menggunakan kayu sebagai detailnya. Kayu yang digunakan biasanya seperti beech, ash, dan pinus. Warna-warna kayu ini dibiarkan alami dan dipadukan dengan warna putih serta abu-abu.

3. Clean lines
Gaya scandinavian ini tak memiliki banyak detail. Kesan modern, solid, serta rapi sangat menonjol. Interior yang digunakan pun memiliki potongan yang modern dengan garis sederhana tapi
tetap berkesan mewah.
4. Warna netral
Untuk warna-warna yang digunakan pun cenderung netral dan berada di gradasi warna putih, hitam, abu-abu, dan cokelat. Demi menyiasati kesan dingin dari warna tersebut, biasanya ditempatkan pot-pot berisi pepohonan hijau dalam rumah.

(sumber: Decorilla)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran