Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mitsubishi Menghibahkan Outlander PHEV Kepada Kementerian BUMN. (Foto: Kementerian BUMN)
Dream – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperoleh satu unit mobil listrik Mitsubishi Outlander Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Hibah itu merupakan dukungan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia kepada Kementerian BUMN dalam operasional program penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19), seperti pelaksanaan vaksinasi, pendistribusian vaksin, dan peralatan medis.
Kendaraan ini akan digunakan untuk mendukung operasional penanggulangan COVID-19. Kementerian BUMN merupakan bagian dari Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
Dikutip dari keterangan tertulis Kementerian BUMN, Rabu 7 April 2021, hibah mobil listrik ini dituangkan dalam perjanjian hibah yang ditandantangani Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto, dan Presiden Direktur PT MMKSI, Naoya Nakamura.
Penandatangan perjanjian mobil listrik secara hibah tersebut dilakukan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta.
“ Kami mengucapkan terima kasih yang kepada PT Mitsubishi atas Hibah Mobil Listrik berjenis Mitsubishi Outlander PHEV ini. Mobil ini akan kami gunakan untuk mendukung kegiatan penanggulangan Covid-19 dan kegiatan Kementerian lainnya,” kata Susyanto.
Sesuai perjanjian, mobil itu akan diadministrasikan sebagai aset Barang Milik Negara (BMN) yang diterima melalui hibah dalam Simak BMN.
Naoya mengatakan hibah ini merupakan dukungan Mitsubishi terhadap proses pemulihan dampak COVID-19. Kali ini, MMKSI ingin berkontribusi untuk mengakselerasi program vaksinasi pemerintah dengan menghibahkan Outlander PHEV kepada instansi terkait.
“ Sektor kemanusiaan menjadi salah satu fokus komitmen kami, seperti halnya di masa pandemi ini, kami terus berperan aktif dalam memberikan dukungan untuk membantu proses pemulihan dampak COVID-19,” kata dia.
Naoya berharap kendaraan ini bisa memaksimalkan proses distribusi vaksin hingga ke daerah-daerah,
“ Serta, memberikan dampak positif bagi kegiatan kemanusiaan lainnya,” kata dia.
Mobil ini menggendong mesin 2.400 cc model Atkinson Cycle, motor listirk, dan baterai. Kombinasi ini membuat kendaraan itu punya tiga model berkendara, yaitu EV drive mode, series hybrid mode, dan parallel hybrid mode.
Mesin 2.400 cc ini punya tenaga sebesar 132 Tk dengan torsi 211 Nm. Mesin ini tak terhubung dengan roda, tetapi menjaga pasokan listrik ke baterai. Roda belakang dan depan langsung terhubung dengan dua motor listrik yang berbeda.
Motor listrik pada penggerak roda depan menghasilkan daya 60 kw dan bisa menempuh jarak 45 km, sedangkan yang di bagian belakang dayanya 70 KW atau 93 Tk.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya