Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Ilustrasi Mobil Esemka.
Dream – Setelah lama tak terdengar, mobil Esemka Garuda 1 terdaftar dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 14 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2019.
Kabar terakhir, mobil produksi Esemka ini sudah lolos uji di Kementerian Perindustrian. Namun belum diketahui kapan mobil yang pernah dikenalkan Presiden Joko Widodo itu akan diproduksi masal.
Dikutip dari laman Kemendagri, Rabu 8 Mei 2019, berdasarkan beleid ini, Esemka Garuda 1 tergolong sebagai mobil penumpang. Jenisnya adalah minibus.
Beleid ini rutin dibuat Kemendagri dalam kaitannya dengan pajak daerah dan retribusi daerah.
Diketahui dari Pemendagri tersebut jika Esemka Garuda 1 menggendong mesin berkapasitas 1200 cc dengan transmisi manual.

Garuda 1 ini memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar Rp209 juta. Menarik untuk menunggu harga real Garuda 1 di pasar.
Sayangnya, belum diketahui lebih lanjut tentang fitur Esemka Garuda 1.
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan urusan produksi mobil Esemka dilakukan oleh industri. Jokowi hanya mendorong mobil buatan anak bangsa ini dikembangkan dan diproduksi massal.
Seperti diketahui mobil Esemka merupakan purwarupa yang dihasilkan oleh anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namanya terkenal saat Jokowi menggunakan mobil tersebut sebagai kendaraan dinas saat menjabat sebagai Walikota Solo.
“ Ini, kan, mobil Esemka dulu produk uji coba, prototype dari anak-anak SMK dibantu beberapa teknisi dari perusahaan besar. Kemudian, jadi yang namanya mobil Esemka. Kan bagus,” kata Jokowi di ICE BSD, Tangerang, Banten, dilansir dari Liputan6.com, Kamis 25 Oktober 2018.
Saat menjabat walikota Solo, Jokowi mengaku hanya mendorong mobil Esemka diuji kelayakannya. Setelah dianggap layak, produksi mobil itu bisa dikerjasamakan dengan industri untuk diproduksi massal.
“ Saya, waktu jadi walikota, hanya mendorong agar mobil itu bisa uji emisi, uji layak jalan, hanya itu,” kata dia.
Mantan walikota Solo ini menegaskan produksi mobil diserahkan kepada industri. “ Setelah jadi, diserahkan kepada industri. Mau diproduksi, ya, bukan urusan kita. Masak presiden mau bikin pabrik sendiri,” kata dia.
Dia juga menegaskan pemerintah tidak campur tangan tentang produksi mobil Esemka. Sepenuhnya produksi itu dikerjakan oleh swasta.
“ Kami nggak ikut campur di situ. Kalau jadi, saya akan datang karena jelas brand Indonesia,” kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Septian Deny)
Dream – Pabrik mobil Esemka, PT Solo Manufaktur Kreasi, lama tak terdengar beritanya. Namun kali ini pabrik mobil itu dikabarkan bakal meluncurkan mobil buatannya.
Dikutip dari Solopos, Selasa 23 Oktober 2018, Sekretaris Desa Demangan, Heri Listanto, mengatakan aktivitas pabrik Esemka sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu.
“ Tapi, apakah di dalam (pabrik) ada produksi atau perakitan, saya kurang tahu,” kata Heri di Demangan, Boyolali, Jawa Tengah.W

Menurut dia, ada beberapa putra desa yang bekerja di pabrik ini, tapi tak tahu berapa jumlahnya. Ada yang bekerja di bidang teknik, sekuriti, dan kebun. “ Semuanya itu melalui seleksi,” kata Heri.
Guru otomotif SMKN1 Sambi, Anwar Yasin, mengatakan ada 40 alumni sekolahnya yang bekerja di pabrik Esemka. Puluhan alumni ini diterima melalui seleksi.
Kabar produksi itu dikonfirmasi oleh Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan, Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika. Putu mengatakan, pabrik Esemka di Boyolali sudah memproduksi mobil pikap.
“ Perkembangan terkini saya belum melihat, tapi waktu ke sana (September lalu), saya lihat line produksinya itu adalah pembuatan pikap,” kata dia.
Sekadar informasi, mobil pikap ini bernama Bima. Ada tiga tipe mobil pikap, yaitu 1.000 cc, 1.300 cc, dan diesel 1.800 cc.
Menurut pantauan Solopos, dari kejauhan, terlihat sejumlah mobil berjajar rapi di halaman sisi timur. Ada dua jenis warna mobil pikap, yaitu putih dan abu-abu.
Warga setempat mengatakan mobil-mobil ini keluar masuk pabrik. “ Saya pernah melihat ada mobil yang sepertinya sedang dicoba-coba di jalan itu. Naik dan turun,” kata salah seorang warga di sekitar pabrik.
Di sisi timur pabrik, ada dua lintasan menurun. Diperkirakan lintasan ini menjadi salah satu lokasi percobaan mobil.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?