Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shania Suha Marwan
Dream - Tren kendaraan ramah lingkungan berupa mobil listrik perlahan-lahan semakin gencar digarap pabrikan otomotif. Beragam model kendaraan dengan keunggulan fitur, teknologi teranyar, dan beberapa tingkatan harga dipasarkan kepada publik.
Harus diakui jika salah satu faktor yang cukup memberatkan konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik (Electric Vehicles/EV) adalah harga belinya relati cukup mahal. Hal itu bisa dimaklumi karena teknologi yang digunakan terbilang masih baru. Namun dalam jangka panjang, pemilik EV bisa berhemat karena tak perlu lagi membeli BBM.
Menyadari mahalnya harga sebuah mobil listrik, Wuling Motors Indonesia menghadirkan kendaraan yang diklaim lebih murah dibandingkan pesaingnya. Diberi nama Wuling Air ev, pabrikan asal China ini membanderol kendaraan listriknya di kisaran Rp250 juta.
Dream sempat melihat langsung penampakan Wuling Air dalam acara Wuling 5th Anniversary Virtual Mmedia Briefing beberapa waktu lalu. Selain memperkenalkan mobil barunya, Wuling di kesempatan yang sama juga sdah membuka pre-book untung masyarakat yang berminat.
Tanpa berpanjang lebar lagi, yuk intip penampakan Wuling Air ev yang dibanderol Rp250 jutaan ini.
1. Kapasitas Hanya 4 Penumpang
Wulng Air ev memiliki dimensi hanya 2974 mm X 1505 mm. Dengan ukuran yang relatif lebih kecil dari mobil listrik pada umumnya, kendaraan ini hanya bisa memuat 4 orang saja.
Dengan dimensinya tersebut, Wuling Air ev hanya memiliki dua pintu terletak di antara penumpang depan dan belakang. Bentuk ini membuat penumpang di jok belakang harus menggunakan pintu di bagian depan untuk bisa masuk.
2. Interior
Jika melihat dari interior, kabin penumpang depan khususnya di posisi pengemudi cukup ergonomis dan nyaman walaupun ukuran mobil yang compact.
Sedangkan di kabin belakang tersedia kursi panjang yang muat untuk digunakan dua orang dan bisa dilipat. Memperhatikan pengguna Asia yang kebanyakan berpostur pendek, kabin ini memang nyaman untuk yang memiliki tinggi badan di bawah 170 cm.
3. Tersedia 5 Pilihan Warna
Mobil listrik imut yang akan dibuat langsung di pabrik Wuling Cikarang ini akan hadir dalam 5 pilihan warna. Seluruh varian tersedia dengan tampilan two tone colour.
4. Top Speed 100 Km/jam
Desain compact dan canggih terlihat dari interior dan eksteriorya membuat mobil listrik ini cocok digunakan untuk mobilitas di kawasan ibu kota. Wuling Air ev sendiri menyediakan dua varian yaitu standar range yang dapat menempuh jarak 200 km dengan daya batera terisi penuh.
Sementara versi long range didesain sanggup menempuh jarak 300 km ketika baterai terisi penuh.
Mobil listrik Wuling ini bisa melaju denga kecepatan maksimal hingga 100 km/jam.
5. Bisa Charge dari Colokan Rumah
Selama ini banyak peminat kendaraan listrik yang masih penasaran dengan pengisian daya mobil listrik. Wuling Air ev telah didesain untuk bisa diisi ulang lewat colokan kabel di rumah.
Namun yang perlu menjadi catatan adalah daya listrik yang tersedia di rumah minimum 2.200 VA.
“ Kalau mobil mintanya 2.200, kita tinggal lihat di rumah masing-masing daya yang tersedia berapa,” ungkap Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors Indonesia, Jakarta, baru-baru ini.
6. Kapasitas Baterai
Wuling Air ev memiliki dua tipe berdasarkan kapasita baterai yang digunakan. Untuk tipe standar dengan kapasitas baterai 18 kWh, mobil ini dapat terisi antara 20-100 persen dalam waktu 8,5 jam.
Sementara tipe long range yang memiliki kapasitas baterai lebih besar yaitu 26,5 kWh, proses pengisian daya listrik membutuhkan waktu 11 jam apabila menggunakan daya 2.2 kW.
Berbeda dengan tipe standar, di tipe longe range kamu juga dapat mengisi dayanya dengan menggunakan charging box yang memiliki daya 6.6kW hanya dalam waktu 4 jam saja.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya