Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gesits Bakal Dijual Seharga Rp20 Juta.
Dream – Produsen motor listrik buatan anak bangsa, Gesits, akhirnya resmi mengaspal. Siap diproduksi massal pada Januari 2019, motor yang sudah dipesan 100 unit oleh Presiden Joko Widodo ini akan dibuat sebanyak 60 ribu pada tahun pertama.
Direktur PT Garasindo Electric Scooter ITS (Gesits) Technology Indonesia, Zaki Nahdi Saleh, mengatakan harga motor listrik Gesits akan dibanderol di kisaran Rp20 juta per unit.
“ Kalau dari kita, industrinya kurang lebih Rp20 juta,” kata Zaki di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Rabu 7 November 2018.
Dia mengatakan harga Gesits di bawah harga pasar. Harga motor di pasaran berkisar Rp22 juta-Rp23 juta.
Tapi, harga motor ini lebih tinggi dari perkiraan awal. Semula, harga motor Gesits disebut-sebut akan berada di bawah Rp20 juta.
Zaki mengatakan kunci tinggi rendahnya harga motor listrik ini ditentukan oleh baterainya. Pengembang baterai ini adalah PT Pertamina (Persero).
Dikatakan bahwa harga baterai motor makan porsi 35-50 persen dari total biaya produksi.
“ Jadi, bisa mahal harga motor listrik. Lebih dari Rp50 juta,” kata dia.
Zaki mengatakan motor listrik Gesits sudah dipesan lebih dari 30 ribu unit. Padahal, motor ini baru akan dikembangkan secara massal pada Januari 2019.
“ Dari sisi pasar, kami sudah ada preorder sampai 30 ribu. Ini belum publish harga, kan. Tapi, kami mengharap harga pasar bisa di bawah kompetitor yang sekelas motor konvensional,” kata dia.
Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Tumiyana, mengatakan motor ini akan diproduksi 60 ribu unit. Kalau permintaannya menanjak, pihaknya akan memproduksi lebih banyak lagi.
“ Line kedua kita akan extend subject to market,” kata Tumiyana.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya