BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Dream - Kementerian Pariwisata tengah mendorong jumlah wisatawan mancanegara, terutama Muslim dari Timur Tengah, masuk ke Indonesia mencapai 20 nuta orang pada 2020 nanti. Untuk mencapai target tersebut. Sejumlah kegiatan digalakkan terutama pada sektor wisata halal.
Terkait hal ini, Ketua Lembaga Pemilihan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (MUI), Hayu Prabowo, mengatakan setidaknya ada enam kebutuhan wisatawan Muslim. Para pelaku industri wisata halal wajib menyediakan enam kebutuhan tersebut.
" Yang pertama itu ada makanan dan produk halal kemudian ada fasilitas sholat," ujar Hayu dalam bimbingan teknis pengembangan Muslim Friendly Tourism di Jakarta, Kamis 11 Oktober 2018.

Kebutuhan lainnya yakni toilet dengan fasilitas bersuci. Kemudian layanan Ramadan atau puasa.
Selain itu, kata Hayu, pengelola tempat wisata dan penginapan harus menjamin tidak adanya aktivitas maksiat. Tak hanya itu, pengelola juga harus menyediakan fasilitas untuk aktivitas tertentu yang terpisah antara pria dan wanita.
" Wisatawan Muslim itu tidak ingin mengorbankan keimanan saat bepergian untuk suatu tujuan yang syar'i," ucap dia.
Hayu menjelaskan hal yang pertama kali dilakukan oleh wisatawan Muslim setiap kunjungan adalah memastikan toilet memiliki fasilitas untuk bersuci. Setelah itu, kata dia, mereka mencari informasi mengenai keberadaan makanan halal.
Berdasarkan data Muslim Travel Report 2017, wisatawan Muslim ketika traveling ke luar negeri kerap mengonsumsi sayuran dan ikan. Sebab, dua jenis makanan ini dapat dipastikan kehalalannya.
Hal itu tentu mendorong bagi penyedia layanan wisata Muslim untuk memberikan label halal dalam produknya.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan