Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Begini Jadinya Jika Nekat Menerobos Jalan Yang Semennya Masih Basah. (Foto: Akun Twitter @akuluka)
Dream – Saat proses perbaikan jalan biasanya akan terlihat tanda berupa pemberitahuan kepada pengguna jalan untuk tak melintas. Imbauan biasanya dibuat karena semen cor untuk menambal jalan rusak masih belum kering.
Pengendara yang mengetahui larangan itu biasanya akan melipir melintasi jalan yang masih bisa dilalui. Meski terlihat kering, mereka tahu semen di bagian dalam jalan itu masih belum kering.
Tapi seorang pengendara sepeda motor ini sepertinya cuek dengan larangan tersebut. Dia `ngenyel` dengan tetap menerobos jalan yang baru dicor.
Dikutip dari akun Twitter @akuluka, Kamis 17 Oktober 2019, pengendara motor itu nekat menerobos jalan yang baru saja dicor meski sudah ada penghalang berupa palang bambu.
Warga juga sudah meneriaki pengendara motor untuk tidak melintas karena aspal masih basah. Tapi, yang bersangkutan tetap keras kepala.

Akibatnya? Motor terjebak di antara cor beton yang masih basah. Pengemudi ini terlihat pasrah melihat nasib motornya. Sekadar informasi, kejadian ini berlangsung di Ponorogo, Jawa Timur.
Dikatakan bahwa pengemudi itu dibiarkan dulu. Biar jadi pelajaran agar tidak melanggar imbauan lagi.

“ Ra urus! Kata yang kerja, si embaknya terus ditinggal makan siang. Biar sekalian jadi monument buat orang yang ngeyelan. Dari jauh udah dipalang bambu masih aja nekad. Diteriaki malah ngebut. TKP Trisono, Babadan, Ponorogo,” cuit @akuluka.
Warganet menyebut pengemudi ini akhirnya dibantu oleh para pekerja proyek usai makan siang. Tentu saja dengan gerutu-gerutu kesal.

“ Beres makan siang, baru dibantuin sama bapak-bapak yang kerja sambil dipisuhi,” cuit @akuluka.
Warganet ramai-ramai mengutarakan kepada wanita pengendara motor itu.
“ Mbaknya dijadiin tumbal biar jalanannya nggak cepet rusak sampai 15 tahun ke depan,” cuit @handy_jerome.
“ Ini, ya. Beneran nggak ngehargain orang lain banget banget banget. Sekalian mbaknya disemen saja gimana?” cuit @noe_roelz.
“ Mbaknya dicor sekalian, jadi monumen orang ngeyel. Sebel banget ngerusak kerjaan orang. Untung masih dibantuin, bonus pisuhan wlwlwl,” cuit @jevianaaaa
Dream – Pengendara sepeda motor yang tak patuh peraturan lalu lintas akan dikenakan tilang saat polisi melakukan razia. Misalnya, tidak memakai helm, lampu spion hanya satu, atau tidak membawa SIM dan STNK.
Reaksi orang ditilang pun bervariasi, mulai dari menerima tilang, kabur dari polisi, dan membeli SIM dari polisi.
Nah, kali ini ada seorang pengendara motor yang melakukan tindakan tak patut dicontoh. Dia membakar sepeda motornya karena tak terima ditilang oleh polisi.

Dikutip dari Auto Evolution, Selasa 10 September 2019, kejadian ini berlangsung di New Delhi, India. Saat itu, seorang pengendara motor ditilang polisi karena tidak memakai helm. Ditambah lagi, tak ada SIM dan STNK yang dibawa. Bahkan, pemotor ini mabuk,
Deputi Komisioner Polisi New Delhi, Parvinder Singh, mengatakan pemotor itu bernama Rakesh, seorang warga di Sarvodaya Enclave. Rakesh ini bekerja di restoran di Hauz Khas.
“ Rakesh tidak bisa menunjukkan dokumen berkendara yang resmi. Karena dia mabuk dan tak pakai helm, polisi memberikan tilang,” kata Parvinder,
Denda yang diberikan senilai 16 ribu rupee (Rp3,12 juta). Nominal tilang itu membuat pemotor tantrum alias mengamuk. Rakesh menendang sepeda motornya hingga terjatuh.
Kemudian, dia menarik pipa BBM dan menumpahkan bensin. Sebelum polisi menenangkannya, Rakesh mengambil korek api dan membakar sepeda motor.
Rakesh langsung dibawa ke kantor polisi pusat dan ditahan. Tak diketahui seberapa besar kerusakan sepeda motor dan denda yang dijatuhkan ketika seorang pengendara sepeda motor ngamuk di tengah jalan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya