Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Foto: Instagram.com/aruanmarsha
Dream - Banyak wanita terlambat menyadari pentingnya perawatan kulit. Mereka baru mulai rutin melakukan perawatan ketika sudah berusia di atas 25 tahun. Terkadang, kesadaran itu muncul setelah kulit wajahnya berjerawat.
Padahal perawatan kulit idealnya dimulai saat remaja. Di periode inilah, masalah kulit mulai banyak bermunculan.
" Biasanya menstruasi karena kondisi kulit biasanya berubah. Kebanyakan remaja masalahnya adalah kulit kusam, berminyak, tumbuh jerawat dan beruntusan," kata Clarissa Angga Gunawan, Senior Brand Manager Emina di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Februari 2019.

Foto: Tim Emina & Aruan Marsha (baju pink)/Cynthia Amanda Male
Selain menstruasi dan perubahan hormon, penyebab lain adalah aktivitas remaja yang semakin aktif yang bisa menimbulkan masalah kulit. Apalagi jika kamu termasuk tipe wanita aktif yang sering terpapar polusi atau sinar matahari.
Untuk menjaga kesehatan kulit, sebaiknya kamu mulai sekarang menggunakan jenis perawatan kulit paling dasar, yaitu pelembap dan pembersih wajah berbahan alami.
" Pembersih wajah saja tidak cukup. Harus pakai pelembap untuk menjaga kelembapan kulit dan mencegah produksi sebum penyebab tumbuhnya jerawat," ungkapnya.
Selain pembersih wajah, remaja juga membutuhkan micellar water supaya proses pembersihan maksimal. Apalagi, jika sudah berjerawat.
" Kalau jerawatan coba dimaksimalkan pembersihannya dengan double cleansing. Kalau kulitnya sensitif, harus pakai banyak pelembap. Kecuali kalau penyebabnya alergi atau salah pakai produk," imbuhnya.

Foto: Tim Emina & Aruan Marsha (tengah)/Cynthia Amanda Male
Pemakaian scrub eksfoliasi belum terlalu dibutuhkan untuk remaja karena bertekstur cukup kasar dan bisa mengikis kelembapan kulit.
" Kalau mau pakai, yang scrubnya kecil saja dan dipakai 2-3 kali seminggu. Lebih baik investasi ke produk skincare inti berbahan alami seperti yang mengandung vitamin E dan B3, aloe vera, summer plum atau ekstrak bahan alam lainnya," tutupnya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan