Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Dream.co.id/Abinsha Nurmaulida Rizky)
Dream - Indonesia kini tengah menghadapi gelombang ketiga Covid-19 akibat varian Omicron. Jumlah kasus positif baru dalam beberapa hari terakhir melonjak tinggi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno angkat bicara. Lonjakan kasus yang terjadi menempatkan Indonesia posisi pertama negara dengan penularan Omicron terbanyak di Asia Tenggara.
" Berkaca dari peningkatan kasus di negara lain, Indonesia akan melihat jumlah kasus yang meningkat secara signifikan di bulan Februari hingga awal Maret," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin, 31 Januari 2022.
Sandiaga mengingatkan semua pihak untuk tetap berhati-hati dan waspada. Sebab, lonjakan kasus yang terjadi kemungkinan bisa dua kali lipat dari varian Delta.
Pihaknya terus mendorong para pengelola industri pariwisata memperketat penerapan protokol kesehatan seiring dengan peningkatan kasus Omicron. Varian Covid-19 ini diprediksi mencapai puncaknya di pertengahan Februari hingga awal Maret 2022.
© Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Dream.co.id/Abinsha Nurmaulida Rizky)
Selanjutnya, Sandiaga mengatakan opsi penutupan tempat wisata belum diumumkan. Meski begitu, skema PPKM tetap dijalankan dengan penetapan level menyesuaikan peningkatan kasus.
Sandiaga juga mengingatkan untuk meningkatkan tiga hal utama. Mulai dari peningkatan protokol kesehatan 3M dan 3T, vaksinasi yang harus disiapkan untuk pelaku parekraf, dan sosialisasi serta edukasi terhadap masyarakat.
Meski begitu, Sandiaga menyatakan tingkat hunian rumah sakit dan angka kematian akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan kasus-kasus sebelumnya. Dari data-data yang ada, masyarakat yang terjangkit omicron kebanyakan belum menerima vaksinasi.
" Momentum kebangkitan sektor parekraf dan pencipta lapangan kerja tidak terdistruksi. Oleh karena itu kita harapkan bahwa sektor parekraf bisa membangun citra yang baik sehingga Indonesia bisa menggeliat kembali ekonominya," kata Sandiaga.
Laporan: Abinsha Nurmaulida Rizky
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram