Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mobil Sedang Menyalakan Lampu Kabut. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Sekarang ini sebagian besar mobil-mobil baru sudah dilengkapi fog lamp atau lampu kabut. Biasanya kita melihat pengendara menyalakan lampu ini di malah hari. Yang lucunya, lampu utama dibiarkan mati karena dianggap sudah cukup terang.
Ada pula pengendara yang menyalakan dua lampu itu sekaligus. Lampu utama dan fog lamp.
Padahal perilaku berkendara demikian sama sekali salah. Lampu kabut ternyata hanya dinyalakan dalam kondisi tertentu.
Dikutip dari Hyundai, Senin, 24 Desember 2018, waktu yang tepat menyalakan lampu kabut adalah ketika kondisi hujan lebat, terutama malam hari, atau jalanan sedang berkabut. Sorotan lampu kabut ini cenderung melebar daripada cahaya lampu utama yang jauh ke arah depan.
Fog lamp sendiri ada dua jenis yaitu front fog lamp (lampu kabut depan) dan rear fog lamp (lampu kabut belakang).
Front fog lamp dipasang di bumper depan bagian bawah sisi kanan dan kiri. Sementara rear fog lamp dipasang menyatu dengan lampu belakang mobil yang memancarkan warna merah terang.
Masih banyak ditemui di jalan ketika malam hari dengan kondisi tak hujan dan tak berkabut, lampu ini justru dinyalakan. Ini akan membahayakan pengemudi di belakang. Silaunya bisa mengganggu pandangan di mobil belakang kamu.
Pemilik mobil yang masih awam juga hanya tahu lampu kabut adalah aksesori tambahan tanpa tahu kegunaannya. Malah, lampu kabut sering dianggap tanda kemewahan dibandingkan mobil yang lain.
Padahal, lampu ini seharusnya digunakan untuk menerangi jalan yang berkabut atau saat hujan deras.
Bagi mobil yang belum memiliki lampu kabut ini, disarankan untuk memasang lampu kabut dari aksesoris resmi pabrikan mobil. Hal ini tentunya untuk mencegah pemasangan yang tidak presisi, atau malah mengganggu pengendara di depan karena sorotan lampu kabut yang sangat tajam.
Nah sudah tahu kan bahaya dan manfaat fog lamp. Yuk ah jadi pengemudi cerdas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya