Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
(Foto: Shutterstock)
Dream - Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini masih ada saja seseorang yang mementingkan diri sendiri ketimbang saling membantu sesama. Saking hilangnya rasa malu, mereka tabpa merasa bersalah menggunakan uang yang bukan haknya.
Baru-baru ini warga Amerika Serikat dibuat geram oleh perilaku seorang pria asal Miami, Florida. Diketahui, pria bernama David Hines menerima dana bantuan pemerintah sekitar US$ 3,9 juta (atau sekitar Rp57 miliar) untuk membantu para pebisnis yang terkena dampak pandemi.
Entah pikiran apa yang merasuki otaknya, pria ini malah menghabiskan US$ 318.000 (Rp4 milliar) dari dana bantuan tersebut untuk membeli mobil sport Lamborghini Huracan.
Menurut Departemen Kehakiman AS, David Hines ditangkap dan didakwa penipuan bank serta membuat pernyataan palsu kepada lembaga keuangan. Ia dinyatakan terlibat transaksi ilegal dan telah melanggar hukum.
Hines mengajukan pinjaman sekitar US$ 13,5 juta (Rp191 miliar) dalam program pinjaman pribadi pemerintah. Tetapi dana yang didapatkan hanya sekitar US4 3,9 juta (Rp57 miliar).
Alih-alih menggunakannya untuk membayar gaji karyawan, Hines malah menghabiskannya untuk membeli mobil, berkencan, membeli barang mewah, berbelanja dan berlibur di resort di Miami Beach.
" Karyawan-karyawan yang diklaim Hines kemungkinan karyawan fiktif atau hanya mendapat sebagian kecil dari apa yang diklaim Hines pada aplikasi PPP-nya (aplikasi program pinjaman pribadi pemerintah AS)," kata Bryan Masmela, seorang inspektur Pos AS, dalam sebuah pernyataan tertulis, dilansir dari New Straits Times, Selasa 4 Agustus 2020.
Pihak berwenang kini telah menyita mobil dan uang dari berbagai rekening bank milik Hines ketika ia ditangkap.
Jika terbukti bersalah atas semua dakwaan, dia bisa menghadapi 70 tahun penjara.
(Sah, Sumber: nst.com.my)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya