Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Raffi Ahmad
Dream - Baru saja mendapatkan berkah luar biasa berupa kelahiran putra pertamanya, kini Raffi Ahmad sudah disibukkan dengan kegiatan baru, yakni membuka stan makanan di kawasan Kemang Village. Bekerjasama dengan seorang temannya, Raffi membuka stan makanan yang diberi nama 'Raden'.
" Ini usaha makanan namanya Raden. Tadinya mau sama Deni Cagur, tapi ini sama temen gue namanya Deni," ujar Raffi Ahmad saat ditemui di Kemang Village, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu 16 Agustus 2015.
Raffi mengungkapkan stan makanan yang dibuka di Kemang Village itu sengaja diberi nama Raden, yang merupakan singkatan dari namanya dan sang sabahat, Deni.
" Raden ya nama kita berdua, Raffi Deni. Sebenarnya ini bazar aja. kita belum patenin. Kalau jalannya lancar ya siapa tau jadi rezeki Rafathar," kata Raffi.
Sementara soal menu, Raden menawarkan masakan-masakan berbeda dengan menu pada umumnya. Menu andalannya adalah masakan berbahan dasar lidah. Raffi pun mengaku resep yang ada di Raden didapatkannya dari sang mama dan Deni.
" Raden itu masakan lidah. Jadi mama kasih resep. Deni juga kasih resep. Ada Nasi lidah saus putih, nasi lidah merah, nasi lidah menjerit. Menjerit tu pedas," jelasnya.
Soal harga, Raffi mematok dengan harga spesial Rp40 ribu satu porsinya. Satu hal yang menarik, setiap pembelian tiga porsi makanan di stannya, Raffi akan memberikan t-shirt bertuliskan Raden secara gratis. Ia pun berencana membuat menu lain, hanya saja resepnya masih dipersiapkan.
" Hari ini harganya Rp40 ribu satu porsi. Beli 3 gue kasih kaos satu. Ini menunya, nasi lidah merah, putih, menjerit, ntar ada lagi buat nasi lidah bergoyang. Tapi di sini belum ada resepnya," ungkapnya.
Raffi berharap usaha kulinernya ini berkembang dan kelak bisa dipatenkan menjadi sebuah restoran.
" Pengennya nanti jadi restoran. Ya apa aja nanti bisa saja bikin klinik apapun gue bisnisin. Nanti siapa tahu kan bisa jadi restoran Raden," tandasnya.
(Laporan: Amrikh Endah Palupi)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya