Penampilan Momo Geisha Jajan Bakso Kaki Lima, Sepatunya Jadi Omongan

Reporter : Putu Monik Arindasari
Sabtu, 19 Juni 2021 14:33
Penampilan Momo Geisha Jajan Bakso Kaki Lima, Sepatunya Jadi Omongan
Walaupun tak aktif lagi di dunia hiburan, namun perempuan berusia 35 tahun itu kerap membagikan kesehariannya di akun instagram miliknya.

Dream - Narova Morina Sinaga atau yang lebih dikenal sebagai Momo eks vokalis Geisha kini jarang tampil di dunia hiburan. Momo saat ini menetap di Malang dan fokus mengurus keluarga kecilnya.

Walaupun tak aktif lagi di dunia hiburan, namun perempuan berusia 35
tahun itu kerap membagikan kesehariannya di akun instagram miliknya.

Momo Eks Geisha© Instagram @therealmomogeisha

Foto yang baru-baru ini dibagikan Momo bahkan berhasil mencuri perhatian. Dalam foto tersebut pelantun lagu 'Jika Cinta Dia' ini bergaya santai di depan sebuah gerobak bakso. Ia memakai kemeja berwarna biru serta celana pendek berwarna putih.

1 dari 3 halaman

Gayanya Banjir Pujian

Tak hanya itu, gaya kasual Momo di depan gerobak bakso ini juga dilengkapi dengan sepatu boots berwarna putih. Sepatu boots tersebut terlihat cantik dan memiliki heels yang cukup tinggi.

" Abang tukang bakso . Gak ditungguin lewat, ditungguin gak lewat2," tulis Momo dalam keterangan unggahannya.

Potret Momo ini pun sontak menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang memuji gaya Momo, namun ada juga yang salaf fokus dengan sepatu boots yang ia pakai.

" Sepatunya keceh," ujar @shanequeen26

" Aq suka sepatunya," tambah @deanovaarlest

" Keren , di daerah pasar besar malang," tambah @_fransiska91

" Kece2 banget sih makan bakso nya," tutur @cathysharon

2 dari 3 halaman

Sering Disindir Orang Kaya Baru, Begini Reaksi Momo Geisha

Dream - Momo, Mantan vokalis Geisha menyadari kehidupannya saat ini yang bergelimang harta ternyata banyak menimbulkan kecemburuan di hati orang lain. Wanita bernama lengkap Narova Morina Sinaga ini mengetahui ada sebagian orang menyebutnya sebagai Orang Kaya Baru (OKB) setelah menikah dengan seorang pengusaha bernama Nicola Reza Samudra.

" Misalnya ada orang yang negative thinking bilang ih OKB gini-gini, kadang aku tuh mikir, kenapa sih orang nggak bisa berpikir lebih positif," kata Momo dalam chanel youtubenya.

Menurut Momo kehidupannya yang menjadi lebih baik saat ini bukan ia dapatkan dengan gratis. Sebelum menikah, Momo sudah bekerja sangat keras dengan menjajal peruntungannya di dunia tarik suara.

Momo juga berusaha menaklukkan kerasnya kehidupan di Jakarta dan dunia hiburan yang penuh persaingan. 

" Pertama, aku kan bukan perempuan yang pengangguran. Yang kedua aku ini ibaratnya waktu di Jakarta survive sendiri. Tinggal sendiri, gimana cara menaklukan Jakarta dengan bermusik dan akhirnya bisa dikenal," ujarnya. 

Menjadi satu-satunya perempuan di grup band itu juga menjadi tantangan tersendiri bagi Momo. Dia tak bisa mengeluh capek saat menjalani berbagai rangkaian tur atau mengisi acara. 

" Sebagai perempuan sendiri di dalam grup, kita kemana-mana bareng, capeknya lumayan," katanya.

Diungkapkan Momo, dia sudah terlalu lelah menjelaskan tentang kerja kerasnya selama ini kepada publik. Setiap kali berusaha menceritakan masa-masa kerja kerasnya, Momo selalu mendengar selentingan jika hal itu hanya pencitraan semata.  

" Aku ngerasa nggak perlu lah menjelaskan ini, buat apa?" ujar Momo.

3 dari 3 halaman

Layak Mendapat Semua

Momo juga tak ingin disebut sebagai wanita beruntung karena mendapatkan suami kaya raya. Bagi Momo, apa yang ia alami saat ini merupakan buah dari hasil kerja kerasnya. Momo juga merasa layak mendapatkan semuanya setelah ia menikah.

" Aku tuh sekarang di masa, ini dulu saya sudah kerja keras dari saya muda. Sampai saya bekeluarga. Kecuali saya mendapat sesuatu itu yang you know dan aku ngerasa pantas untuk menikmati aku pernah kerja keras. Aku tahu susahnya cari uang. Gue bisa dong boleh dong menikmati," imbuhnya.

Diakui Momo jika keberaniannya untuk berbicara masalah ini baru bisa dilakukannya setelah tiga tahun usia pernikahan. Ibu dua anak itu tak mau buru-buru bercerita tentang kerja keras dan masa lalunya karena khawatir dianggap sebagai pencitraan belaka.  

 

Beri Komentar