Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Salah Satu Adegan Hijab Love Story (Youtube - Dream ID)

Dream – Bagi sebagian orang, persahabatan punya makna sangat penting dalam kehidupan. Mereka bahkan ingin mengikat persahabatan hingga ke anak-cucu, dengan cara menjodohkan keturunan.
Orangtua boleh saja punya janji dengan sahabat untuk menjodohkan anak-anak mereka. Tapi, tak jarang rencana itu malah menimbulkan keretakan hubungan antara anak dengan orangtuanya.
Poin inilah yang bisa kita lihat dalam film “Hijab Love Story. Web series ini mengangkat kisah klasik yang masih jamak terjadi di masyarakat kita. Perjodohan yang dilakukan oleh dua sahabat atas keturunan mereka.
Tapi sayang, niat perjodohan dalam kisah “Hijab Love Story” itu mendapat tentangan. Terjadi penentangan dari sang anak atas perjodohan itu. Sang anak tak mau dojodohkan karena ingin meniti karier yang telah diimpikan sejak kecil.
Kisah “Hijab Love Story” bermula saat tokoh utama perempuan dalam film itu, Rena, dijodohkan oleh orangtuanya. Rena yang baru lulus kuliah diminta menikah dengan pemuda bernama Danang.
Memang, perjodohan ini sudah lama diatur. Sejak ayah Rena bersahabat dengan ayah Danang. Orangtua Rena dan Danang ingin anak-anak mereka hidup bahagia, bersama.
Itu kehendak orangtua. Tapi Rena tak mau. Dia justru menganggap perjodohan itu bukanlah pintu bahagia, melainkan jurang menuju kehancuran hidup.
Campur tangan orangtua inilah yang membuat pelik. Hubungan antara Rena dan orangtuanya retak. Namun di sinilah nilai dari “Hijab Love Story”. Bagaimana seseorang bisa lolos dari “ujian” ini.
“Dalam menggambarkan cerita cinta sebagai ibadah bukan hanya ke pasangan. Tapi lebih ke orangtua dan anak,” terang produser Hijab Love Story, Muhammad Ali Ghifari.
Ya, film ini tak hanya menyuguhkan konflik dalam hubungan asmara saja, sebagaimana film-film lain. “Hijab Love Story” punya nilai lebih, memberi solusi. Sehingga para penonton mendapat perspektif lebih luas untuk menyelesaikan masalah seperti ini.
Film ini juga tak melulu menyuguhkan adegan yang menguras air mata. Cerita ini juga dibumbui dengan kisah-kisah komedi. Sehingga, syaraf penonton yang tegang karena adegan konflik bisa kendor kembali saat muncul bagian kocak.
Nah, Sahabat Dream pasti penasaran dengan kisah lengkap “Hijab Love Story” ini. Bagaimana kisah Danang dengan Rena? Tonton di channel Youtube Dream ID mulai 2 Juni 2016 ya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya