Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Marina.
Dream - Bahan kimia tampak sulit dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari kita. Mereka ada di setiap produk yang kita konsumsi, termasuk produk kecantikan.
Banyak masyarakat yang mulai beralih ke produk alami, bahkan sampai membuatnya sendiri. Salah satunya bahan scrub.
" Scrub alami sebenarnya tidak berbahaya. Boleh dan bisa saja digunakan," ujar Dermatolog Ruri Pamela, di Hotel Gran Mahakam, Jakarta, Kamis, 27 April 2017 kemarin.
Tetapi, Ruri mengingatkan tingkat kekasaran bahan scrub buatan tangan tidak bisa diukur. Dia mengkhawatirkan hal itu justru meningkatkan risiko iritasi.
" Jadi kalau mau pakai yang alami bisa tetap dilakukan namun dengan jarak pemakaian yang teratur. Tidak boleh setiap hari," kata Ruri.
Selain kekasaran yang tidak terukur, ada faktor lain yang juga bisa menimbulkan iritasi pada kulit.
" Ketika kulit mengalami ruam, itu jangan discrub, nanti jadi iritasi. Selain itu jika ada jerawat di punggung yang masih aktif juga jangan discrub, takutnya malah jadi semakin meradang jerawatnya," jelas Ruri.
Scrup menjadi sangat dianjurkan saat jerawat di punggung maupun bagian tubuh lainnya sudah mati.
" Dengan scrub bisa mengangkat kulit mati bekas jerawat itu. Biar bersih lagi kulitnya," pungkas Ruri.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya