Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Nasi Goreng Sedikit Minyak/ Foto: Twitter @httpseIm
Dream - Nasi goreng termasuk menu yang disukai banyak orang. Untuk membuatnya juga sangat mudah karena bahannya cukup simpel. Hanya nasi, cabai, bawang, kecap, lada, garam, dan telur.
Terkadang kita malas membuat nasi goreng sendiri dan langsung memesannya di penjual nasi goreng langganan. Bisa juga memesan di aplikasi pengantaran makanan.
Saat memesan nasi goreng, seringkali kita minta racikan tertentu agar sesuai lidah dan selera. Seperti pemilik akun Twitter @httpseIm, yang tak suka nasi goreng yang terlalu berminyak.
Ia pun menuliskan di catatan pesanan " minta minyaknya sedikit" . Maksudnya, agar nasi goreng yang dimasak tidak terlalu banyak minyak. Rupanya catatan tersebut bikin salah paham.

Penjual nasi goreng mengira pelanggan yang memesan meminta sedikit minyak. Saat pesanan nasi goreng datang, ada sebungkus nasi goreng dan minyak goreng dalam plastik kecil.
Pengalaman akun Twitter @httpseIm yang diunggah itu pun langsung diserbu komentar warganet. Banyak yang terhibur dengan " insiden minyak" tersebut. Respons kocak pun bermunculan.

" alhamdulilah dapat minyak gratis," tulis salah satu akun.
" ahahaha tp baik penjualnya mau berbagi minyak," ungkap warganet.
Dream - Memesan makanan dalam jumlah banyak dengan varian rasa dan level pedas berbeda, seringkali membuat pusing. Biasanya ketika membeli makanan bersama teman kantor atau kampus, pesanan dicatat satu per satu untuk kemudian disampaikan ke restoran atau kedai.
Setelah itu tinggal bayar dan menunggu pesanan datang. Rupanya ada konsumen yang cukup pintar dengan membuat pesanan dalam format Excel untuk mendata detail order agar tak salah. Chef Bahtiar, pemilik Nasi Goreng Dendeng Lemak Tiarbah membagikan pengalamannya di Twitter pribadinya @tiarbah.
Menurutnya, baru kali ini menerima pesanan dalam format Excel. Hal tersebut ternyata sangat mempermudah stafnya dalam melayani pesanan dan memang cukup efektif.

Dalam format Excel yang dikirim, tampak total ada 27 pesanan nasi goreng. Beberapa di antaranya memiliki varian dan level pedas yang berbeda. Dengan nama menu, dengan kolom jumlah dan level pedas, pesanan bisa dengan mudah dibaca secara detail.

" Aku apresiasi banget buat konsumen yg pake format excel kaya gini saat bulk order, ngebaca beberapa twit di reply yg juga udah melakukan hal serupa untuk pesenin makan org2 sekantornya. Sebagai penjual, kami sangat dimudahkan dan meminimilisir kesalahan orderan," tulis Chef Bahtiar.
Warganet pun ikut merespons, banyak yang ingin meniru cara tersebut. Terutama ketika membuat pesanan dalam jumlah mencapai puluhan.
" curiga ini yg ngumpulin pesenannya juga pake Google Form 🤣 Efisiensi dan taktis maksimal. Salut idenya," tulis salah satu akun.
" Di kantor sampe ada grupnya biar koordinasi nya enak, bisa pesen ramean n dapet diskonnn," komentar lainnya.
Baru ngalamin dapet orderan nasgor pake format excel 😂🙌🏻 pic.twitter.com/kd9Q1sqXJq
— tiarbah (@tiarbah)August 11, 2022
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan