Pandji Pragiwaksono
Dream - Banyaknya generasi muda yang masuk ke dalam gerakan radikal yang mengatasnamakan Islam membuat sebagian masyarakat resah. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda, peran pemuda itu kembali dipertanyakan.
Meski begitu, stand-up comedian Pandji Pragiwaksono melihat fenomena itu dengan perspektif lain. Dia menilai generasi yang masuk ke dalam aliran radikal sebagai suatu pilihan.
" Itu pilihan mereka. Buat saya sendiri sebelum untuk terlibat pada suatu gerakan harusnya dipertimbangkan dengan matang," katanya kepada Dream, di Loop Station, Jakarta.
Namun Pandji masih berharap kawula muda yang bergabung dalam gerakan radikal untuk kembali memikirkan pilihannya. Sebab, apa yang mereka perjuangkan itu, menurutnya, terkadang hanya baik untuk kepentingannya sendiri.
" Pertanyaan apakah baik untuk Indonesia sebagai sebuah negara?" tanyanya.
Bagi Pandji, generasi muda seharusnya belajar dari para pendiri bangsa. Meskipun berbeda paham, mereka masih tetap saling merangkul.
" Pembesar kita dulu juga orang-orang Islam yang taat. Mereka tidak memisahkan diri tapi memilih bersatu," pungkasnya.
Advertisement
Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses


Manusia Sudah Ada di Bumi Sejak Kapan? Jawabannya Bisa 315 Ribu hingga 7 Juta Tahun

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar
