JFW 2020: Pesona Santorini di Busana Pesta Cocktail Dress

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Sabtu, 26 Oktober 2019 15:15
JFW 2020: Pesona Santorini di Busana Pesta Cocktail Dress
Deburan ombak dan arsitektur Yunani berpadu dengan cantik.

Dream - Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo mempersembahkan karya 4 siswi terbaik di panggung kolaborasi bertajuk 'Times', Jakarta Fashion Week (JFW) 2020.

Prettycia Haqni yang menduduki posisi ketiga mencuri perhatian penonton dengan keindahan gedung dan laut di Santorini, Yunani. Buah inspirasi itu diberi judul 'Struktur'.

 Cocktail Dress

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Gedung bernuansa biru putih yang menjadi ciri khas Santorini diterjemahkan menjadi gaun dan cocktail dress cantik.

" Saya jatuh cinta sekali dengan bangunan Santorini. Temanya sangat cantik. Bangunan gereja, kubah sampai ombak lautnya," ujar Prettycia di JFW 2020, Senayan City, Jakarta, Jumat 25 Oktober 2019

1 dari 5 halaman

Deburan Ombak Santorini

Bahan duchess tebal dipilih untuk mempertegas bentuk busana. Seperti di bagian bawah gaun ya ng membentuk potongan kubah dan lonceng khas Santorini.

 Cocktail DressCocktail Dress © Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Tak hanya arsitektur, Cia membawa deburan ombak Santorini lewat detail pleats dan ruffles yang diolah dari bahan sifon dalam warna gradasi biru.

Gaun tiered dress yang disusun tumpuk berpotongan A-line memberi kesan flowy ketika dipakai melenggang ke runway. Ibarat bintang di langit malam Santorini, Cia membubuhkan payet di beberapa titik busana.

 Cocktail DressCocktail Dress © Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

2 dari 5 halaman

Kolaborasi 3 Desainer Angkat Tekstil Lokal di JFW 2020

Dream - Tiga desainer terkemuka menutup hari kedua Jakarta Fashion Week (JFW) 2020 di panggung kolaborasi Daliatex pada Rabu, 23 Oktober 2019.

Perusahaan tekstil terkemuka itu menggandeng desainer Barli Asmara, Restu Anggraini dan KAMI dalam menampilkan koleksi yang memakai bahan dari Daliatex.

" Setiap desainer punya kain andalan masing-masing, mulai dari polyester sampai lace," kata Devina Unjoto, Marketing Executive PT Daliatex Kusuma di Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu 23 Oktober 2019.

  kamiFaisal Abdulrahman Al-Ghamdi © Khidr Al-Zahrani

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Pertunjukan dibuka oleh KAMI yang mengolah kain perca dengan teknik jahitan tradisional Korea, yaitu Pojagi. Bertajuk 'Jana', kain perca bernuansa earthy tone dilebur menjadi outfit bernuansa hangat.

" Ada nilai memori dan recycle karena memakai kain bekas yang sudah bertahun-tahun dipakai sehingga punya nilai sejarah dan fungsi yang baru," tutur Nadya Karina, Creative Director KAMI.

3 dari 5 halaman

Busana Plus Size

Barli Asmara menyusul dengan gebrakan baru lewat lini Asmara. Ia meluncurkan koleksi busana dari ukuran S - XL untuk berbagai karakter tubuh.

  barli asmarabarli asmara © Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

(Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream)

Sejumlah model plus size ikut melenggang penuh percaya diri. Koleksi didominasi oleh bahan tekstil lace dengan sentuhan klasik dan elegan khas Barli Asmara.

" Koleksinya bisa dipakai untuk wanita dengan semua jenis tubuh dengan harga terjangkau," kata Barli.

4 dari 5 halaman

Pesona Borneo

Tak mau kalah, Restu Anggraini membawa koleksi busana muslim bertema kultur Borneo. Motif dan ornamen Dayak diterjemahkan ke dalam potongan dan warna-warna feminin.

" Kali ini aku bikin motif baru dari suku Dayak. Memakai bahan polyester yang adem dan tidak mudah kusut," tutur Etu, sapaannya.

  restu anggrainirestu anggraini © Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

(Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream)

Gaun cantik berpotongan loose mendominasi koleksi Etu seperti biasa. Kali ini ia bermain dengan aksen layering memakai hijab scarf yang dipakai sebagai outer dan aksen tambahan.

Hijab juga dilengkapi dengan headband yang dibentuk menyerupai headpiece khas Borneo. Warna netral seperti putih, beige, cokelat dan baby pink membuat koleksi terlihat semakin romantis.

5 dari 5 halaman

Make Over Hadirkan 8 Pemenang MUA Hunt di JFW 2020

Dream - Tak hanya menampilkan busana rancangan para desainer, Jakarta Fashion Week (JFW) 2020 juga mengadakan lomba pencarian Makeup Artist (MUA).

Ajang yang dihelat sebagai hasil kerja sama dengan merek kecantikan Make Over ini berhasil menjaring delapan MUA terbaik dari ribuan peserta dari berbagai penjuru Indonesia.

“ Sebagai brand, kami punya misi untuk mengembangkan MUA lokal. Jadi kami membuka kesempatan untuk para MUA supaya mereka bisa memiliki portofolio di backstage Fashion Week,” kata Stephanie Lie, Brand Manager Make Over di Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa 22 Oktober 2019.

Seleksi penata rias ini dimulai sejak Juli. Setelah penjurian selama sebulan, terpilih 20 orang yang kemudian dibina 3 MUA profesional, Dhirman Putra, Marlene Hariman, dan Philipe Karunia.

Pesertanya juga mengikuti workshop seputar personal branding yang dibawakan oleh Rama Jee.

   MUA HuntMUA Hunt © KLY-Adrian Utama Putra

MUA Hunt di JFW 2020 (Foto: KLY/Adrian Utama Putra)

“ Biasanya setelah penentuan delapan pemenang, mereka langsung fashion show. Kali ini, mereka akan mengikuti digital competition. Karya mereka akan difoto dan divote oleh netizen, mana yang paling favorit,” ujar Stephanie.

Digital competition ini diadakan agar MUA yang mengikuti kompetisi bisa lebih komersil.

Seluruh pemenang kompetisi ini menampilkan karyanya di panggung JFW 2020 dengan pakaian serba hitam.

Gaya makeup yang ditampilkan para pemenang juga beragam. Ada yang tampil dengan gaya makeup glowing, bold, maupun neon makeup.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna