Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Opor Ayam Khas Cepu
Dream – Perayaan Idul Fitri identik hidangan spesial nan lezat kaya rasa. Salah satu menu yang wajib ada adalah opor ayam yang biasanya disajikan dengan potongan ketupat atau lontong. Ada juga soto betawi dan tongseng.
Mengolah menu-menu tersebut mungkin terasa rumit. Apalagi untuk mereka yang jarang mengolah masakan di dapur. Ada cara praktis untuk mengolah bumbu-bumbu masakan tersebut, yaitu menggunakan Bango Bumbu Kuliner Nusantara yang baru saja diluncurkan.
" Seluruh varian Bango Bumbu Kuliner Nusantara diracik dari rempah alami berkualitas tanpa bahan pengawet, dan terinsipirasi dari kelezatan asli hidangan para penjaja kuliner yang telah melegenda di berbagai daerah di Indonesia," kata Hernie Raharja, Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream.
Rempah-rempah atau bumbu, menurut Hernie menjadi kunci kelezatan kuliner Nusantara karena dapat memberikan warna, rasa, dan aroma yang sedap pada setiap masakan. Uniknya, walaupun bahannya sama, namun dengan formulasi yang berbeda akan dihasilkan citarasa masakan yang berbeda pula.

Nirina Zubir, salah satu aktris yang juga jarang memasak di dapur, menceritakan pengalaman menggunakan bumbu praktis ini. Ia mencoba mengolah opor ayam khas cepu dengan Bango Bumbu.

" Ternyata caranya sangat gampang, cukup masukkan ayam, lengkuas, daun jeruk, serai, Bango Bumbu Kuliner Nusantara dan masak hingga ayam berubah warna. Setelah itu, tambahkan santan dan cabai rawit secukupnya sambil diaduk hingga mendidih, lalu kecilkan api dan biarkan hingga kuah menyusut," ungkap Nirina.
Untuk menyajikannya, Nirina memasangkan opor dengan ketupat atau nasi putih. Agar rasanya makin legit, ia juga menambahkan kecap.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?