Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Credit Via Shutterstock
Bukan hanya dikenal sebagai bahan dan bumbu masak, ternyata rempah-rempah asli Indonesia juga memiliki beragam manfaat lain, khususnya bagi kesehatan. Salah satunya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Seperti diketahui, gaya hidup yang kurang sehat dapat membuat kadar kolesterol jahat dalam tubuh meningkat.
Meski begitu, bukan artinya tak ada cara untuk menurunkannya. Selain dengan kembali menerapkan gaya hidup sehat, termasuk mengatur pola makan bergizi seimbang hingga rajin berolahraga, kamu dapat mengimbanginya dengan rajin mengonsumsi rempah-rempah yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh ini secara rutin.

Rempah ini sangat mudah ditemukan dalam tempat bumbu dapur. Manfaatnya pun bukan sekadar sebagai penyedap masakan, kunyit juga memiliki manfaat penting bagi kesehatan. Kandungan curcumin di dalamnya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Curcumin juga dapat mencegah oksidasi, serta menakan penumpukan plak pada arteri. Selain dijadikan bumbu, kamu juga bisa memanfaatkan kunyit sebagai minuman, seperti jamu kunyit asam.

Ginseng telah dimanfaatkan selama berabad-abad lamanya sebagai obat herbal di Asia. Hal ini karena rempah satu ini memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Apalagi mengonsumsi ginseng secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Bukan itu saja, ginseng juga dapat mengurangi penebalan pada pembuluh darah.

Sebagai bumbu dapur, ketumbar memang kerap dimanfaatkan untuk meningkatkan citarasa masakan. Padahal, lebih dari itu ketumbar juga memiliki efek diuretik yang dapat mengeluarkan kolesterol jahat dalam tubuh lewat ginjal. Selain mencampurnya ke dalam masakan, kamu juga bisa mengonsumsi air rebusan biji ketumbar untuk mengambil manfaatnya. Caranya dengan merebus segelas air dan dua sendok biji ketumbar yang sudah ditumbuk. Saring dan minum dua kali sehari.

Bukan saja dapat menghangatkan tubuh, jahe juga memilih banyak manfaat lain bagi kesehatan. Salah satunya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam tubuh. Menariknya, kandungan antioksidan pada jahe, juga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh. Kamu bisa menyeduhnya sebagai wedang jahe, dengan tambahan madu.

Dikenal juga sebagai licorie root, akar manis menjadi salah satu rempah yang cukup potensial sebagai obat herbal penurun kolesterol jahat. Hal ini berkat kandungan antioksidan yang terkandung di dalamnya. Sementara untuk memanfaatkan rempah manis, kamu bisa memotong akar manis dan merendamnya dalam air panas sekitar 5 menit. Campurkan madu sebagai pengganti gula, lalu konsumsi sehari sekali.
Selain kelima bahan tersebut, Indonesia sendiri sebenarnya punya banyak sekali rempah asli dengan beragam manfaat yang luar biasa. Tak heran jika melihat sejarah, duhulu mencari rempah-rempah menjadi motivasi bangsa Eropa untuk berdagang hingga ke Indonesia. Berangkat dari situ, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia menghadirkan program Jalur Rempah. Lantas, seperti apa Jalur Rempah ini?
Menurut Kemendikbud program Jalur Rempah ini dapat merekonstruksi perdagangan rempah di tanah air yang telah berlangsung sejak lama. Program Jalur Rempah ini pun diharapkan bisa menjadi platform yang bisa menumbuhkan kebanggaan akan jati diri daerah-daerah di Indonesia. Selain itu, dengan program Jalur Rempah interaksi budaya antar daerah, pulau dan bangsa dapat diperkuat jejaringnya. Dengan begitu, program ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan, mengembangkan dan memanfaatkan warisan budaya Jalur rempah untuk pembangunan berkelanjutan.
Pengembangan program Jalur Rempah ini pun tak berhenti sampai di situ saja. Kemendikbud juga berencana mengajukannya sebagai warisan dunia ke UNESCO. Hal ini karena dengan mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan dunia, maka dapat membantu memperkuat diplomasi Indonesia, sekaligus meneguhkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Dalam program ini tercatat ada 20 titik awal rekonstruksi Jalur Rempah di Indonesia. Titik-titik Jalur Rempah tersebut tersebar dari Raja Ampat hingga Mandeh. Lebih lanjut, kamu bisa mengecek program Jalur Rempah selengkapnya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya