Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Sunroof Mobil. (Foto: Shutterstock)
Dream – Kehadiran sunroof di mobil memberikan suasana berbeda. Terutama di mobil multi purpose vehicle (MPV). Tak hanya mengesankan kemewahan, suasana dalam kabin juga akan terasa lapang karena visibilitas yang lebih daripada mobil beratap konvensional.
Sunroof juga bisa mempermudah pengguna untuk menikmati udara segar dan kesejukan alami dari dalam kabin.
Tinggal buka sunroof dan udara segar bisa masuk ke dalam kabin.
Tapi, pemilik mobil ber-sunroof tak boleh malas merawatnya. Kalau malas, yang ada atap ini akan rusak dan berujung kepada pengeluaran untuk perbaikan.
Kepala Bengkel Auto2000 Cikarang, Jawa Barat, Indah Yuliana, mengatakan ada yang harus diperhatikan dari sunroof, yaitu karet. Kondisi karet merupakan elemen yang penting untuk mencegah kebocoran pada sunroof.
“ Paling penting pada sunroof jangan sampai lengah dalam perawatan karet pada sekeliling kaca. Pastikan kondisinya apakah masih lentur atau keras,” kata Indah, dikutip dari Auto2000, Selasa 26 Maret 2019.
Dia mengatakan penggunaan sunroof yang terlalu sering dan sering terjemur di bawah mentari, menyebabkan perubahan karet.
“ Ini harus diwaspadai karena karet tersebut membuat kabin kedap serta mencegah kebocoran saat hujan,” kata Indah.
Indah menyarankan pemilik mobil menyiapkan cairan silikon sebagai pelembab. Cairan ini bisa didapatkan di toko-toko yang menjual perlengkapan perawatan mobil.
Lalu, jangan lupa bersihkan area karet. Kalau ada kotoran yang menempel, jangan ditunda untuk dibesihkan. Begitu juga pada rel penggerak buka tutup sunroof yang dioperasikan menggunakan motor elektrik.
Pemilik kendaraan bisa membersihkan sendiri jalur rel tersebut dari debu atau kotoran lainnya tanpa harus repot pergi ke bengkel spesialis. Kondisi rel juga perlu diperhatikan bagi pemilik yang jarang memanfaatkan sunroofnya.
Kalau didiamkan, motor penggerak jadi macet ketika digunakan. Belum lagi ditambah dengan debu yang menumpuk pada rel dan karet.
“ Seperti pintu sliding door, sektor rel ini perlu diperhatikan karena pengerjaannya secara elektronik. Untuk karet, baiknya selain dibersihkan pemilik juga sering memberikan silicon spray untuk menjaga kelenturannya,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya