Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kebanyakan perempuan merasa rambutnya lebih tebal saat hamil, tapi mudah rontok setelah melahirkan. Rambut rontok pasca melahirkan adalah hal normal. Hormon menyusui berperan besar memicu kerontokan ini.
Saat hamil, selain hormon human chorionic gonadotropin (HCG), hormon lain, seperti estrogen, progesteron, oksitosin, dan prolaktin juga meningkat. Volume darah pun akan naik sebanyak 50 persen dari keadaan normal.
Namun, setelah melahirkan, hormon Anda akan berubah drastis. Hormon estrogen dan progesteron akan kembali ke keadaan normal dalam waktu 24 jam setelah Anda melahirkan, meskipun prolaktin akan tetap tinggi selama Anda menyusui. Sedangkan volume darah akan menurun perlahan dan kembali normal beberapa minggu setelah Anda melahirkan.
Perubahan hormon secara drastis tersebut akan membuat tubuh bereaksi. Salah satunya adalah kerontokan rambut yang lebih banyak dari biasanya.
Saat bayi berusia 3 atau 4 bulan biasanya kerontokan akan reda dengan sendirinya. Selama kerontokan terjadi, lakukan perawatan berikut untuk meminimalisir efeknya.
1. Biarkan rambut kering alami
Mengeringkan rambut dengan hair dryer semakin membuat rambut terlihat lebih tipis, untuk itu biarkan rambut Anda kering secara alami. Saat keramas, jangan menyikat rambut terlalu keras, hal itu akan membuat rambut rontok lebih banyak.
2. Asupan protein dan zat besi
Makanlah banyak buah-buahan dan sayuran yang kaya zat besi, seperti bayam, brokoli, dan tomat. Asupan protein juga penting untuk memicu pertumbuhan rambut baru agar lebih cepat. Konsumsi daging, telur dan ikan secara teratur.
3. Konsumsi vitamin
Pertimbangkan untuk mengonsumsi vitamin E. Tapi bagi ibu yang baru melahirkan, vitamin bukan dijadikan sebagai pengganti makanan, melainkan hanya suplemen. Untuk itu, tetap makan makanan yang bergizi dan perkaya dengan vitamin, terutama jika Anda menyusui.
4. Pilih sampo berkualitas
Menggunakan sampo berkualitas juga sangat penting untuk menjaga kebrsihan dan kilau rambut. Sesekali gunakan juga tonik untuk menutrisi akar rambut dan vitamin rambut.
(Sumber: Health Line)
Laporan: Nanda Febriani
Baca Juga: Berdamai dengan Nyeri Punggung Saat Hamil Keluhan Saat Hamil Yang Harus Diwaspadai Lima 'Senjata' Menyegarkan untuk Ibu Hamil Tampil Bersinar Saat Hamil, Ini Kuncinya Tidur Lebih Nyenyak Saat Hamil, Ini Caranya Daftar Pemeriksaan Wajib Selama Kehamilan
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya