Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Desainer Muslim Rani Hatta Terpilih Mengikuti Program Indonesia Fashion Forward Generasi Kelima.
Dream- Kebagiaan tengah melanda desainer muda masa depan Rani Hatta. Perancang yang memiliki label pakeian dengan namanya sendirit itu terpilih menjadi salah satu desainer yang bergabung dengan Indonesia Fashion Forward generasi kelima.
Selama 4 hari, sejak dari 9 - 12 Februari 2016 kemarin, kelima desainer terpilih yakni B-Y-O (Tommy Ambiyo Tedji), Day and Night (Yelly Lumentu dan Konny Lumentu), Rani Hatta, BATEEQ (Michelle Tjokrosaputro), dan Paulina Katarina (Surya Paulina and Ratna Katarina) mengikuti workshop yang diselenggarakan di Kuningan, Jakarta.
Terpilihnya Rani Hatta, semakin menegaskan kehadiran modest wear yang sudah memiliki tempat di hati pecinta fashion. Rani menambah daftar desainer muslim yang pernah terpilih untuk bergabung dengan Indonesia Fashion Forward seperti RestuAnggraini, Dian Pelangi, Norma Hauri.
Memiliki signature minimalis dan modern, koleksi dari Rani Hatta selalu mengedepankan kenyamanan dan kualitas yang bisa menembus pasar Internasional yang memiliki pasar luas, tidak hanya untuk hijaber saja.
Bisa ikut berpartisipasi menjadi desainer yang mengikuti program Indonesia Fashion Forward adalah salah satu cita-citanya.
" Iya, Alhamdulillah, memang saya sudah bercita-cita ingin menjadi desainer sejak kecil," terang lulusan sekolah fashion Susan Budihardjo kepada redaksi Dream.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya