Ratih Sanggarwati (Kapanlagi.com)
Dream -- Banyak cara dilakukan untuk menyampaikan dan memperkenalkan berbagai hal dalam Islam atau syiar. Berpuisi adalah cara yang dipilih Model dan Bintang Sinetron Ratih Sanggarwati untuk bersyiar.
" Aku sadar diri karena bukan ustadzah yang hapal dengan ayat suci al-quran. Saya memilih bersyiar lewat puisi. Kan banyak cara untuk menyebarkan kebaikan," kata wanita kelahiran Ngawi, 8 Desember 1962 ini kepada Dream.co.id, Jumat (25/7/2014).
Puisi-puisi yang ditulis Ratih terinpsirasi dari sejumlah kejadian dan pengalaman orang-orang di sekitarnya. " Ada yang dari cerita teman, ada juga yang merupakan refleksi dari kejadian yang terjadi di sekitar saya. Semua kejadian itu punya hikmah, dan aku percaya itu. Dan aku tulis lewat puisi, berharap bisa menginspirasi banyak orang," ujar ibu dari Dhianya, Sanyadwia dan Danyafatima ini.
Saat membuat puisi, Ratih mengaku terkadang terbawa emosi hingga meluapkan air mata membanjiri wajah cantiknya.
" Kalau sudah nulis puisi dan bersyiar di depan masyarakat banyak itu jadi ikut terbawa emosi, aku menangis. Aku menikmati menjalani hobiku ini, Insya Allah bermanfaat untuk orang banyak," kata Ratih.