`Reuni` Ayah dan Ford Mustang GT yang Dijual 20 Tahun Lalu Bikin Nangis

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 22 September 2018 08:01
`Reuni` Ayah dan Ford Mustang GT yang Dijual 20 Tahun Lalu Bikin Nangis
Mengapa?

Dream – Seorang pria bernama Wesley Ryan begitu mencintai mobilnya, Ford Mustang GT. Dia harus rela berpisah dengan Muscle Car keluaran 1993 ketika sang istri, Laura, didiagnosis menderita penyakit serius 17 tahun yang lalu.

Rasa cintanya pada sang istri memaksanya untuk menjual kuda mesin kesayangannya tersebut. Uang hasil penjualan Ford Mustang GT itu dipakai untuk mengobati penyakit sang istri.

Dilansir dari Auto Evolution, Jumat 21 September 2018, Wesley kala itu sulit membuat keputusan. Sebab, ketika sang istri sakit, anak lelakinya, Jake, bermimpi bisa mengendarai mobil itu.

Mengetahui mobil kesayangnya dijul, Jake kecewa dengan keputusan sang ayah.

Setelah dua dasawarsa, anak-anak Wesley memberikan kejutan kepada sang ayah. Mereka membeli kembali mobil ayahnya yang telah dijual 20 tahun yang lalu.

Kepada San Antonio Express-News, Wesley mengatakan dia merasa ke langit ketujuh ketika bertemu dengan Ford Mustang GT. Dia mengatakan, saat ini, badannya tak muat di dalam mobil, tapi perasaannya ketika mengemudi itu sama.

1 dari 1 halaman

Usaha Anak Beli Kembali Mobil Ayah Bikin Menangis

Jake menceritkan telah mencari mobil Ford Mustang GT kesayangan sang ayah sejak setahun yang lalu. Semula, dia menemukannya di Craiglist. Tapi, sang pemilik tak mau menjualnya dengan uang yang diperoleh.

Tak kehabisan akal, anak Wesley ini mendatangi sang penjual. Kali ini, sang pemilik mobil setuju karena ingin berpisah dengan Ford Mustang putih.

Setelah terjad kesepakatan, Jake dan adiknya, serta sang pacar, pergi mencari uang untuk mengumpulkan uang pembelian mobil.

Wesley memang senang bisa bersatu kembali dengan mobilnya. Tapi, dia lebih senang dengan perbuatan anak-anaknya.

“ Mereka bilang, ‘Ayah, kami tak akan bisa membalas kebaikanmu’. Lalu, saya memberi tahu mereka. ‘Jadilah orang sukses, produktif, lalu balas kemudian’,” kata dia.

Wesley mengatakan dia dan sang istri berhasil mendidik anak. “ Kami membesarkan orang-orang yang produktif. Itu adalah perasaan yang terkuat yang dimiliki orang tua,” kata dia. (Sah)

Beri Komentar