Mejeng di IMOS, Royal Enfield Tak Patok Penjualan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 1 November 2018 15:45
Mejeng di IMOS, Royal Enfield Tak Patok Penjualan
Salah satu motor yang `dipasang` adalah motor kustom Himalaya.

Dream – Produsen sepeda motor Royal Enfield tak memasang target penjualan khusus dalam keikutsertaannya di pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018. Namun perusahaan berharap akan mendapatkan hasil terbaik di ajang ini.

Untuk memikat para bikers, produsen otomotif ini memamerkan motor kustom dengan mengambil basis adventure terbarunya, Royal Enfield Himalaya.

" Target khusus kami tentunya mau mendapatkan penjualan terbanyak. Kami tidak merencanakan target penjualan," kata Country Manager Royal Enfield Indonesia, Irvino Edwardly, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu 31 Oktober 2018.

Sekadar informasi, Royal Enfield memamerkan motor kustom yang berbasis SG-411 Himalaya. Produsen ini menggandeng builder Indonesia, Smoked Garage.

“ Smoked Garage meluncurkan karya terbaru mereka dengan konsep super capability yang terinspirasi oleh fungsi utama Himalaya yang menjadi motor serba guna yang didesain untuk segala medan,” kata Irvino. 

Menurut Irvino, motor ini bisa digunakan untuk segala jenis medan, seperti gunung atau jalan raya.

" Posisi duduk yang tegak, suspensi yang handal, roda dibuat untuk jalan halus dan kasar dan handling motor yang gesit membuat Himalaya bisa digunakan segala medan,” kata dia.

Royal Enfield.

Tidak menggunakan plastik untuk body, motor ini dirancang dengan bahan alumunium 3 mm dan one piece yang tidak terpisah. Kerusakan motor bisa dilihat hanya dengan ponsel, tak harus dari mesinnya. Motor ini dibuat sebagai global custom project oleh Royal Enfield.

Sayangnya, sepeda motor ini dirakit untuk menjadi inspirasi para pengendara sepeda motor dan tidak dijual.

Selain menghadirkan motor kustom, Royal Enfield juga menghadirkan lini sepeda motor dan koleksi perlengkapan serta aksesoris riding.

(Sah, Laporan: Ava Haprin)

1 dari 1 halaman

SG-411 Himalayan, `Kuda Besi` Garang Tebar Pesona di Jakarta

Dream - Perusahaan motor tertua di dunia, Royal Enfield, menghadirkan motor modifikasi SG-411 Himalayan di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018. Motor bergaya adventure ini punya tongkrongan garang dan futuristik.

" Ini karya motor custom yang berbasis dari motor yang belum lama kita luncurkan April lalu, Himalayan," ujar Irvino Edwardly, Country Manager Royal Enfield Indonesia di IMOS 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu 31 Oktober 2018.

SG-411 Himalayan merupakan hasil kolaborasi salah satu builder asal Bali, Smoked Garage.

Mengusung konsep modifikasi super capability yang terinspirasi dari fungsi utama Himalayan, sebagai motor serbaguna mampu melintasi jalur ekstrem, namun tetap nyaman digunakan sehari-hari

Berbagai inovasi ditambahkan dalam SG-411 Himalayan, seperti bodi aluminium yang dibuat dengan tangan menyusuri frame dan riderShock juga telah direposisi sehingga menghadirkan fungsi yang lebih andal.

SG-411 Himalayan di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018

" Posisi duduk yang tegak, supsensi handal, roda dibuat untuk jalan halus dan kasar, handling motor yang gesit membuat SG-411 Himalayan bisa digunakan segala medan," kata Irvino.

Penggunaan kelir hijau zaitun, hitam, dan jingga pada yang lazim digunakan militer, membuat 'kuda besi' ini terlihat ciamik di jalanan kota maupun jalur trail. Sayangnya, motor ini tidak dijual untuk umum.

" Motor ini merupakan bagian dari Global Custom Project Royal Enfield yang bekerja sama dengan berbagai builder di seluruh dunia, untuk memberikan inspirasi kepada pengguna motor di seluruh dunia."

(ism, Laporan: Ava Haprin)

Beri Komentar