Keluarga Budi Anduk (Foto: Amrikh Endah Palupi/Dream)
Dream - Duka mendalam begitu dirasakan Neneng Nurhayati sejak kepergian sang suami, komedian Budi Prihatin yang memiliki nama panggung Budi Anduk. Sebelum sang suami menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, Neneng merasakan firasat.
Sang suami selalu meminta untuk pulang, walaupun saat itu posisinya sedang di rumah. Bahkan, sang suami mengaku melihat sesuatu.
" Dia suka ngebayang lihat apa itu, sebulan lalu. Kalau ngomong ngawur minggu-minggu ini. Saat tidur sering mengigau lagi di lokasi syuting, padahal lagi di kamar sendiri," ujar Neneng usai menggelar tahlil di rumah duka, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, Senin malam, 11 Januari 2016.
" Dia suka menginggau pengen pulang, ayo pulang katanya. Saya bilang ini di rumah kita mas, mau pulang kemana," tambahnya.
Menurut Neneng tak biasanya Budi mengigau dan mulai berkata ngawur.
" Hampir sama kaya ibu mertua pas enggak ada, badannya mirip Budi yang biasa tidur kakinya ke lantai. Ngomongnya juga sudah ngawur, suka halusinasi," ujar Neneng
Neneng menambahkan, seminggu terakhir sebelum meninggal, pria yang menikahinya 25 Mei 2007 silam ini kerap berkata 'ngelantur'. Bahkan saat matanya terpejam.
Budi meninggal di usia 47 tahun di Rumah Sakit Dharmais Jakarta Barat, tepat pukul 14.45 WIB karena penyakit kanker Paru-paru stadium 4. Jenazah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) dekat dengan rumahnya, kampung Kemang, Kelurahan Jati Cempaka, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi. (Ism)