Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kesehatan ibu hamil harus dijaga dengan ekstra, jangan sampai ibu hamil terkena penyakit menular seksual (PMS). Dikutip dari KlikDokter, penyakit infeksi menular seksual adalah penyakit yang berpindah dari satu orang ke orang lainnya melalui hubungan seksual.
Proses penularan penyakit ini bisa terjadi akibat adanya aktivitas seksual melalui mulut, anus, penis maupun vagina. Infeksi menular seksual merupakan penyakit serius yang bisa menyebabkan kemunculan berbagai komplikasi.
Jika terjadi pada ibu hamil, penyakit ini bisa mengancam keselamatan ibu maupun janin yang ada di dalam kandungannya. Ketahui dampak PMS yang sangat berbahaya bagi ibu hamil dan janin.
© Dream
Gonore alias gonorrhoea adalah penyakit infeksi menular seksual yang terjadi akibat paparan bakteri Neisseria gonorrhoea. Jika penyakit ini terjadi pada ibu hamil, terjadinya keputihan berbau, rasa terbakar sewaktu berkemih atau nyeri perut tak bisa dihindari.
Tak hanya itu, ibu hamil yang mengalami gonore dan tidak ditangani dengan baik juga dapat mengalami keguguran, kelahiran prematur, kehamilan di luar kandungan dan gangguan kesuburan di masa mendatang.
Sementara itu, bayi yang lahir dari ibu dengan gonore sangat berisiko untuk mengalami kebutaan, infeksi sendi dan infeksi darah. Kesemua kondisi tersebut sangat mungkin mengancam nyawa.
© Dream
Infeksi klamidia – atau chlamydia – yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis sangat berbahaya jika dialami oleh ibu hamil. Pasalnya, penyakit ini bisa menyebabkan terjadinya keputihan abnormal, sering buang air kecil dan terasa nyeri, sakit perut, hingga perdarahan.
Bila tidak segera diobati, klamidia dapat menyebabkan komplikasi berat, seperti peradangan rongga panggul, kecacatan pada bayi, gangguan kesuburan, kehamilan di luar kandungan, kelahiran prematur, pecah ketuban dini, berat badan bayi lahir rendah, pneumonia, hingga kematian bayi.
© Dream
Sifilis adalah jenis penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini dapat dengan mudah menular pada calon bayi jika dialami oleh ibu hamil.
Infeksi sifilis pada janin dapat dimulai sejak usia kehamilan 14 minggu dan risiko semakin meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Terjadinya kondisi ini membuat bayi berisiko tinggi untuk lahir secara prematur dan mengalami masalah organ tubuh. Sekitar 40% wanita hamil yang mengalami sifilis dan tidak diobati dapat berakhir pada kematian bayi.
© Dream
Bakterial vaginosis adalah jenis infeksi vagina yang paling sering terjadi pada wanita yang sudah aktif secara seksual. Beberapa penyebabnya adalah paparan bakteri Gardnella vaginalis, Mobiluncus, Mycoplasma hominis, dan Bacteroides.
Beberapa kasus bakterial vaginosis menyebabkan vagina berbau amis, terutama saat berhubungan seksual. Jika dialami ibu hamil, penyakit ini dapat memicu terjadinya infeksi cairan ketuban, infeksi pada masa nifas, penyakit radang panggul, kelahiran prematur dan kontraksi prematur.
© Dream
Herpes genitalis adalah infeksi pada area genital yang disebabkan oleh virus Herpes simplex. Gejala penyakit ini berupa timbulnya lenting pada area genital, yang umumnya didahului dengan rasa terbakar dan gatal.
Bila dialami oleh ibu hamil, herpes genitalis perlu segera diatasi. Pasalnya, virus penyebab penyakit ini dapat masuk ke sirkulasi janin melalui plasenta. Jika hal tersebut terjadi, kerusakan organ hingga kematian pada janin tak bisa dihindari.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan