Selain Bertabur Pahala, Wakaf Juga Bisa Bantu Kamu Siapkan Rumah Akhirat Lho

Reporter : Iwan Tantomi
Rabu, 20 Mei 2020 07:00
Selain Bertabur Pahala, Wakaf Juga Bisa Bantu Kamu Siapkan Rumah Akhirat Lho
Berikut beberapa cara yang perlu kamu lakukan untuk menyiapkan rumah akhirat lewat wakaf.

Siapa sih yang nggak ingin punya rumah sendiri? Apalagi jika hunian tersebut bagikan dari mimpi sejak lama. Namun, untuk benar-benar mewujudkannya, terlebih dulu kamu perlu bikin rencana yang matang. Setelah itu, dilanjutkan dengan menabung untuk membayar DP, melunasi cicilan KPR selama beberapa tahun, hingga perlu mengisi rumah dengan beragam perabotan agar nyaman dan layak dihuni. Bahkan, kadang masih perlu beberapa biaya lagi untuk melakukan perbaikan maupun perawatan rumah.

Bayangkan saja, untuk memiliki rumah di dunia yang sesuai harapan, perlu waktu yang panjang. Maka nggak ubahnya dengan hunian di dunia, rumah di akhirat pun juga perlu disiapkan dari sekarang. Lantas, bagaimana cara untuk menyiapkannya?

Kamu bisa mengandalkan wakaf. Lebih lanjut berikut beberapa cara yang perlu kamu lakukan untuk menyiapkan rumah akhirat lewat wakaf.

1 dari 4 halaman

Tentukan Kapan Kamu Mau Mulai Berwakaf

Shutterstock© Shutterstock

Sebagian besar umat Muslim biasanya memahami jika wakaf biasanya dilakukan dengan wakaf masjid. Hal sebagaimana hadist yang disampaikan Imam Bukhari dan Muslim:

" Barang siapa yang membangun masjid karena Allah, niscaya kelak di surga Allah akan membangunkan rumah untuknya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Kenyataannya, wakaf nggak hanya disalurkan lewat pembangunan masjid saja, karena wakaf juga bisa disalurkan dalam bentuk amal jariyah yang pahalanya terus-menerus mengalir selama masih bisa dimanfaatkan, sebagaimana hadist Imam Muslim:

" Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, salah satunya yaitu sedekah jariyah..." (HR. Muslim)

Nah, untuk mengawali itu semua, kamu perlu menentukan target waktu berwakaf. Misalnya, untuk membangun sebuah masjid, kamu perlu menabung dana wakaf. Tentukan dulu berapa lama dana tersebut akan tercapai, agar wakaf masjid benar-benar bisa direalisasikan. Dengan begitu, kamu pun secara nggak langsung sudah selangkah lebih pasti menyiapkan rumah akhirat.

2 dari 4 halaman

Pastikan Seberapa Besar Kamu Harus Menyisihkan Dana Wakaf Tiap Bulannya

Shutterstock© Shutterstock

Supaya lebih matang, kalkulasikan seberapa besar uang yang perlu dialokasikan setiap bulannya untuk dana wakaf. Kamu bisa menganggarkan atau membaginya dari pemasukan bulanan. Meski sedikit demi sedikit, tetapi jika bisa disisihkan secara pasti, maka dana wakaf untuk menyiapkan rumah akhirat juga akan lekas terkumpul. Terlebih menurut hadist Imam Tirmizi, beramal untuk kehidupan setelah kematian bagian dari cara menjadi orang paling bijak.

" Orang yang paling bijak adalah orang yang selalu mengendalikan hawa nafsunya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian…" (HR. Tirmizi)

3 dari 4 halaman

Jangan Berkecil Hati Jika Nggak Banyak Harta, Banyak Cara Berwakaf Kok

Shutterstock© Shutterstock

Mungkin nggak semua orang bergelimang harta, tetapi jangan berkecil hati jika kamu nggak memiliki banyak harta. Sebab, kamu masih bisa merealisasikan dana wakaf dengan menabung semampunya, yang paling penting konsisten. Karena banyak atau sedikit, selama niatnya benar, Rasullullah pun menjamin rumah di akhirat. Selain itu, akhlak yang bagus juga bisa menjadi investasi untuk membangun rumah di akhirat sebagaimana yang disampaikan Nabi Muhammad SAW:

" Aku memberikan jaminan rumah di surga yang tinggi bagi orang yang bagus akhlaknya." (HR. Abu Daud, no. 4800)

4 dari 4 halaman

Berwakaf Itu Nggak Ada Batasnya, Jadi Jangan Pernah Puas

Shutterstock© Shutterstock

Sementara apabila kamu sudah mengumpulkan dana wakaf, atau bahkan sudah terealisasi dalam bentuk bangunan masjid misalnya, maka jangan cepat merasa puas dulu. Sebagaimana pesan Rasullullah, sedekah termasuk berwakaf itu sebenarnya nggak ada batasnya. Sebab, layaknya berinvestasi, semakin besar wakaf yang dilakukan, maka semakin besar pula jaminan pahala yang mengalir hingga setelah meninggal nanti.

Imam Bukhari pun menjelaskannya secara gambling dalam sebuah hadist:

" Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Seandainya manusia diberi lembah penuh dengan emas, maka ia masih menginginkan lembah yang kedua semisal itu. Jika diberi lembah kedua, ia pun masih menginginkan lembah ketiga. Perut manusia tidaklah akan penuh melainkan dengan tanah. Allah tentu menerima taubat bagi siapa saja yang bertaubat." (HR. Bukhari no. 6438)

Itulah beberapa cara menyiapkan rumah akhirat lewat berwakaf, selama ada niat dan sungguh-sungguh, selalu ada jalan untuk mendulang pahala yang mengalir secara terus menerus. Yuk, mulai berwakaf dari sekarang!

Beri Komentar