3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Ilustrasi Klakson Mobil. (Foto: Shutterstock)
Dream - Klakson. Tentu Anda sudah tidak asing dengan komponen penting dalam berkendara yang mampu menghasilkan bunyi nyaring ini.
Ya, klakson merupakan komponen pada kendaraan yang bisa menjadi pertanda atau alat komunikasi saat berkendara. Ada tiga jenis klakson yang ditanamkan pada kendaraan, yaitu klakson pencet, klakson pipa, dan klakson elektrik.
Namun, tahukah Anda bahwa nama klakson tidak disematkan secara sembarangan? Menurut laman Car And Driver, nama klakson ini berasal dari kata “ Klaxon”.
Nama ini dipatenkan untuk sebuah merek klakson oleh Miller Reese Hutchison --orang yang pada kemudian hari menjadi kepala insinyur pada laboratorium Thomas Edison di West Orange, New Jersey, Amerika Serikat.
Nama Klaxon dipatenkan pada 1908. Nama Klaxon berasal dari bahasa Yunani “ klaxo” yang berarti menjerit.
Hal Menurut kurator transportasi Museum Henry Ford, Matt Anderson, dulunya bunyi klakson bukanlah “ beep” atau “ tiin”, melainkan Ahooga.
Pada 1930-an, produsen mobil mengatur ulang diafragma dan ruang suara tipe Klaxon untuk menghasilkan suara. Mereka ingin menciptakan suara yang bisa ditoleransi, tapi bisa menembus keributan lalu lintas.
Dream - Beberapa pengendara kendaraan bermotor umumnya hanya akan menyalakan klakson dalam situasi yang dibutuhkan. Sayangnya ada saja di antara mereka yang terlalu keseringan memijit tombol klakson hingga membuat orang lain kesal.
Perasaan dongkol semakin bertambah jika mobil atau sepeda motor yang mereka kendarai ternyata menggunakan klakson yang memiliki suara cukup keras.
Jika kamu yang sering melakukan hal mengesalkan ini, sebaiknya mulai hentikan sekarang. Ada etika tidak tertulis tentang penggunaan klakson di jalan raya.
Efek dari penggunaan klakson dengan suara terlampau keras ternyata tak hanya membuat pengendara lain kesal. Kamu juga bisa terancam marabahaya jika melakukannya.
![]()
Dikutip dari Wahana Honda, Senin 17 Februari 2020, bahaya menyalakan klakson terlalu kencang adalah memicu orang lain menjadi stres. Dengan kemacetan yang sering kali terjadi di jalanan, suara klakson turut menambah tingkat stress pengendara kendaraan bermotor.
Dalam kondisi tersebut, cara orang ini dalam mengambil keputusan pun bisa berubah. Misalnya dari yang semula mengemudi lurus ke depan, malah bisa membanting setir ke kiri, kanan, atau malah melakukan pengereman mendadak. Hal ini tentu membayakan keselamatan, tak terkecuali keselamatanmu.
Bahaya kedua adalah mengganggu konsentrasi pengendara lain. Si pengendara bisa saja mengambil keputusan tanpa sadar. Misalnya, menambah kecepatan secara tiba-tiba karena merasa diburu-buru oleh suara klakson motor. Tentu saja kondisi ini berisiko menimbulkan kecelakaan.
Ketiga, meningkatkan emosi. Pernahkah kamu melihat ada pengendara atau pengguna jalan lainnya yang marah-marah dan balik memaki setelah mendengar bunyi klakson motor yang keras.
Reaksi tersebut sering terjadi. Suara klakson motor yang terlalu keras memang bisa meningkatkan emosi orang-orang yang mendengarnya
Terakhir, suara klakson yang terlalu keras akan mengurangi kemampuan pendengaran. Sistem pendengaran manusia memiliki batasan terhadap suara yang ditangkap. Kalau telinga menangkap suara yang terlalu keras, kemampuan pendengaran bisa terganggu dan turun.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an