7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi. (Source: Shutterstock)
Dream - Eksfoliasi merupakan perawatan kulit yang penting dilakukan selain memakai pembersih, pelembap, dan tabir surya. Perawatan ini ditujukan untuk memperlancar proses pengangkatan sel kulit mati, sehingga wajah tetap cerah, bersih, dan sehat.
Berbeda dengan jenis perawatan lainnya, eksfoliasi tidak perlu dilakukan setiap hari di pagi dan malam hari. Sahabat Dream hanya perlu melakukannya seminggu sekali atau dua kali.
Mengeksfoliasi terlalu sering juga bisa membuat kulit iritasi dan sensitif. Kamu juga harus memperhatikan teknik eksfoliasi sesuai jenis kulit agar lebih aman.
Berikut panduan mengeksfoliasi kulit sensitif agar lebih aman dan tidak menyebabkan iritasi dilansir dari Skincare.com.

Foto: Shutterstock
Secara umum ada dua jenis eksfoliasi, yaitu physical dan chemical. Physical exfoliation dilakukan dengan memakai zat abrasif seperti scrub, sedangkan chemical exfoliation menggunakan asam beta-hidroksi (BHA) atau asam alfa-hidroksi (AHA).
Chemical exfoliation lebih disarankan untuk kulit sensitif karena kandungan yang dipakai cenderung aman dan lebih ringan, sehingga potensi iritasi pun minimal.
Tidak hanya kandungan, tentukan konsentrasi bahan aktif dari produk yang dipakai. Dokter Kulit, Paul Jarrod Frank merekomendasikan untuk mencari produk dengan kandungan asam laktat karena termasuk bentuk AHA paling ringan.
Sahabat Dream juga bisa menggunakan asam glikolat dalam formula lebih tebal seperti lotion. Pilih produk dengan konsentrasi asam yang rendah dan hindari kandungan alkohol maupun parfum.

Foto: Shutterstock
Biasanya pada kulit normal, eksfolasi dilakukan 2-3 kali seminggu. Sedangkan pada kulit sensitif, eksfolasi cukup dilakukan seminggu sekali.
Kamu bisa meningkatkan intensitas eksfoliasi kulit jika tidak mengalami iritasi dan tidak merasakan efek apapun. Perlahan tingkatkan intensitas maupun jumlah pemakaian untuk meningkatkan efektivitas pemakaiannya.
Sebelum melakukan eksfoliasi, pastikan kamu membersihkan kulit secara menyeluruh dari debu maupun sisa makeup. Gunakan air hangat atau bersuhu ruangan untuk mencuci muka.
Apabila terjadi pengelupasan berlebih, gunakan pelembap dan tabir surya secara rutin di pagi hingga sore hari. Hentikan pemakaian produk untuk beberapa lama jika mengalami iritasi.
Laporan: Hany Puspita Sari
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?