(Foto: Shutterstock)
Dream - Menjamurnya pusat bedah plastik di Indonesia tak lepas dari tingginya permintaan para perempuan yang ingin mengubah wajahnya.
Mereka beranggapan, dengan melakukan operasi plastik dapat membuat wajah menjadi lebih cantik dari aslinya.

Menanggapi fenomena tersebut, dokter spesialis bedah plastik Aditya Hendarwar menyebutnya sebagai sindrom body dysmorphic disorder. Keadaan dimana banyak perempuan mengalami ketidakpuasan terhadap bentuk tubuhnya.
" Itu syndrome dimana orang tidak merasa puas dengan keadaan tubuhnya, sehingga apapun dilakukan," ujarnya di Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu, 18 Oktober 2017.

Menurut Adit, para penderita sindrom tersebut biasanya rela merasakan sakit akibat operasi. Mereka akan ketagihan melakukan tindakan pembedahan hingga berkali-kali karena tak kunjung puas dengan hasil yang didapat.
" Biasanya dia sudah window shopping ke beberapa klinik untuk ngerjain hidungnya misalnya, tapi tidak pernah puas. Pasien seperti itu yang dinamakan body dysmorphic disorder. Kalau saya pribadi tidak mau mengerjakannya, saya refer ke spesialis lain," imbuhnya.
(Sah)
Advertisement