Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sariawan seringkali dikaitkan dengan kondisi fisik yang kekurangan vitamin atau zat besi. Nyatanya, gangguan mulut satu ini juga bisa menggambarkan kondisi psikologis seseorang.
Perwakilan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Rahmi Amtha, mengungkap sariawan biasanya menyerang jaringan mulut (mukosa). Salah satu pemicunya adalah stres atau ketika kondisi psikologis yang tidak stabil.
" Sariawan disebabkan oleh berbagai alasan seperti stres, luka atau trauma, perubahan hormon, ketidakseimbangan nutrisi," ujar drg. Rahmi di Jakarta, Jumat, 9 Maret 2018.
Saat stres, level kortisol atau hormon stres begitu tinggi. Hal tersebut memicu menurunnya daya tahan tubuh.
Efeknya, sangat mudah muncul luka di area mulut seperti sariawan. Untuk itu Sahabat Dream kini harus memperhatikan juga kesehatan psikologis.
Nah, untuk menjaga agar kondisi sariawan yang muncul tak menjadi kian parah, pastikan untuk menjaga kebersihan rongga mulut. Ini penting untuk menurunkan risiko terjadinya infeksi sekunder mikroorganisme.
Jika infeksi itu sudah terjadi, penyembuhan sariawan bisa terhambat.
" Menjaga kebersihan mulut ada tiga langkah, pertama membersihkan gigi dengan menggosok gigi, membersihkan sisa makanan dan plak dari sela gigi, ketiga berkumur dengan cairan
antiseptik sesuai indikasi," ujar drg Rahmi
Menurutnya, pengunaan cairan antiseptik merupakan salah satu metode untuk mengurangi peradangan di daerah sariawan agar kuman dan bakteri tidak menyebar.
(Beq/Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya