Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Setir Mobil Ternyata Mengandung Bakteri Yang Lebih Banyak Daripada Toilet. (Foto: Shutterstock)
Dream – Apakah kamu termasuk tipe pengemudi yang doyan makan sambil menyetir kendaraan? Meski sudah berjuang hati-hati menyantap makanan atau cemilan, ada saja remah-remah yang tertinggal di kemudi mobil.
Kebiasaan makan sambil mengemudi sebaiknya mulai kamu tinggalkan. Selain membahayakan karena mengganggu konsentrasi, sebuah studi terbaru menermukan hasil yang mengejutkan.
Mengutip laman Paultan, Senin 4 Februari 2019, studi CarRentals.com menunjukan jika setir mobil ternyata bisa lebih kotor dan berkuman daripada toilet umum.
Dari penelitian yang mereka lakukan, roda kemudi memiliki 629 unit pembentuk koloni bakteri (colony forming unit/CFU). Angkanya lebih banyak empat kali lipat dari toilet duduk yang punya 172 CFU.
Laporan itu menyebut, dari 1.000 responden, hanya sepertiga pengendara yang mengaku membersihkan mobil setahun sekali dan 12 persennya mengatakan tak pernah membersihkan bagian dalam mobil.
Dilaporkan hanya 20 persen responden yang benar-benar rutin membersihkan interior mobil seminggu sekali.
Tak hanya setir mobil, sabuk pengaman dan cupholder jadi sarang kuman. Studi ini juga menemukan ada 506 CFU di cupholder dan 403 di sabuk pengaman.
Mobil-mobil paling sarat kuman setelah perjalanan panjang, kata laporan itu
CarRentals.com menyebut sumber terbesar kuman berasal dari tangan pengemudi. Ada kemungkinan kuman terbawa setelah pengemudi berasal dari SPBU. Bakteri berpindah dari nozzel pompa ke tangan pengemudi.
Laporan itu menyebut SPBU memiliki jutaan CFU. Angkanya memang sangat tinggi, tapi tak semua bakteri di sana berbahaya.
Namun, beberapa bakteri seperti Staphylococcus bertanggung jawab atas komplikasi seperti infeksi kulit dan keracunan makanan. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya