Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Koleksi Temiko Store
Dunia fesyen memiliki 'aturan' sendiri. Yakni tidak mengenal aturan yang mengikat. Selama masih enak dipandang itulah fesyen. Hal ini juga yang berlaku di dunia fesyen hijab.
" Fashion itu no rules. Selama kita bisa memadupadankannya oke, ya tidak masalah," kata enterpreuner fesyen hijab, Temi Sumarlin, saat ditemui Dream.co.id di kantornya, Jakarta Pusat.
Dengan senyum yang selalu merekah, Temi mencontohkan apa yang dia maksud. Misalnya, rancangan berbahan kaos yang katanya tidak bisa dibawa ke acara pesta. Dengan alasan bukan bahan pakaian untuk acara resmi. Tapi, persepsi itu dibantah Temi.
" Ya nggak juga, tinggal dipadankan dengan aksesoris glamour seperti kalung gold atau hijab yang gliter udah tampak elegan," ujar pemilik label Temiko ini.
Hal yang sama juga dikatakan Asti, Pemilik Label Assesoris Sugarbird. Busana berbahan kaos pun bisa dipadankan dengan aksesoris yang cocok dan sedap dipandang mata.
" Tinggal padankan dengan aksesoris yang glamour maka kaos pun bisa dipakai ke pesta. Pilih kalung yang elegan. Misalnya kaos polos maka kalungnya yang agak ramai bisa dipakaikan juga bros," kata Asti.
Kedua wanita ini sepakat saat memilih pakaian yang terpenting adalah sesuaikan karakter. " Be your self aja, jangan takut dibilang nggak fashionable. Yang penting nyaman sesuai dengan karaktet maka semuanya akan terlihat cantik," kata Temi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya