Ternyata, Turis Tiongkok Pergi Ke Jeju Untuk Mengurus SIM.
Dream – Turis Tiongkok berbondong-bondong pergi ke Jeju, Korea Selatan. Selain menikmati pemandangan pantai yang indah, tempat belanja, dan atraksi, para wisatawan sengaja datang ke destinasi wisata ini untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Dilansir dari Next Shark, Jumat 4 Oktober 2018, selama tahun ini, lebih dari 300 ribu turis Tiongkok pergi ke Jeju. Sebagian besar turis meluangkan waktu untuk perjalanan ke agen lisensi lokal.
Di Pusat Pemeriksaan Lisensi Pengemudi Jeju, para turis menghabiskan waktu mereka untuk mengurus administrasi, tes, evaluasi mengemudi, serta persyaratan lain yang diperlukan untuk mendapatkan lisensi.
Wisata “ lisensi mengemudi” di Jeju memang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Tapi, trennya telah popular belakangan ini.
Sekadar informasi, tahun ini sebanyak 2.172 turis Tiongkok telah disertifikasi lisensi mengemudi. Per minggunya, rata-rata 62 orang turis mendapatkan SIM baru. Data ini berdasarkan data Pusat Pemeriksaan Lisensi Mengemudi. Angkanya lebih tinggi daripada tahun 2010 yang hanya 68 orang per tahun.
Dilansir dari BBC, alasan pengemudi Tiongkok lebih suka mendapatkan SIM di Korea Selatan adalah kualitas dan efektivitas biaya. Biaya perjalanan ke Jeju lebih rendah daripada sekolah mengemudi elit di Tiongkok.
Sebuah perusahaan tur di Tiongkok menawarkan biaya mendapatkan SIM di Jeju sebesar 8.800 yuan (Rp19,43 juta). Ini sudah termasuk biaya liburan selama 5 hari. Paket tur ini sudah termasuk akomodasi hotel, instruksi mengemudi, transportasi di darat, biaya pengujian, dan beberapa tamasya sebelum atau sesudah mendapatkan lisensi.
Sementara di Tiongkok, biaya sekolah mengemudi VIP di Beijing, Tiongkok, sebesar 15 ribu yuan (Rp33,12 juta). Itu pun sekolahnya selama berbulan-bulan.
Setelah mendapatkan lisensi, warga Tiongkok hanya perlu lulus ujian tertulis untuk mengubah lisensi Korea Selatan menjadi SIM lokal.(Sah)